Kapolsek Marioriawa dan Cahaya Muharram dalam Rajutan Ukhuwah Warga

SYI'AR ISLAM108 Dilihat

Keterangan Gambar:

Foto atas: Kapolsek Marioriawa AKP H. Musmulyadi, S.Pd.I., menyerahkan penghargaan kepada peserta dalam rangkaian Semarak Muharram 1448 Hijriah di Gedung Pertemuan Kecamatan Marioriawa, Rabu (24/6/2026).

Foto bawah: Kapolsek Marioriawa AKP H. Musmulyadi berbincang hangat bersama unsur Forkopimcam di sela kegiatan Semarak Muharram 1448 H, memperlihatkan sinergi aparat dan masyarakat dalam merajut ukhuwah serta menjaga harmoni sosial. (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng)

Oleh: Idris

SOPPENG, SUARA PALAPA — Di penghujung sore yang teduh, ketika gema salam dan lantunan doa perlahan memenuhi ruang pertemuan Kecamatan Marioriawa, suasana terasa berbeda. Ada kehangatan yang tak sekadar hadir dari perjumpaan, melainkan dari hati-hati yang datang membawa niat yang sama: menyambut Tahun Baru Islam dengan syukur, harapan, dan semangat mempererat persaudaraan.

Muharram bukan sekadar penanda pergantian angka dalam kalender Hijriah. Ia adalah ruang perenungan, tentang perjalanan hidup, tentang hijrah dari yang kurang baik menuju yang lebih bermakna, serta tentang ikhtiar merawat harmoni di tengah kehidupan bermasyarakat.

Semangat itulah yang terasa kuat dalam kegiatan Semarak Muharram 1448 Hijriah yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah Menuju Masyarakat Harmonis dan Religius”, yang digelar di Gedung Pertemuan Kecamatan Marioriawa, Kelurahan Manorang Salo, Kabupaten Soppeng, Rabu (24/6/2026).

Di tengah kebersamaan itu, hadir Kapolsek Marioriawa AKP H. Musmulyadi, S.Pd.I., sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan yang menumbuhkan nilai persatuan dan ketenteraman sosial.

Kehadiran Kapolsek bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Lebih dari itu, ia menjadi simbol bahwa keamanan dan kedamaian tak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kedekatan, dialog, dan sentuhan kemanusiaan.

Turut hadir unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa dan lurah, pengurus BKMT, majelis taklim, imam masjid, hingga berbagai elemen masyarakat yang memadati ruangan dengan wajah-wajah penuh khidmat.

Tak ada sekat yang terasa. Seragam dinas, pakaian adat, peci hitam, dan hijab putih berpadu dalam satu ruang kebersamaan, menyiratkan pesan bahwa keberagaman peran dapat bertemu dalam tujuan yang sama: menjaga ukhuwah dan merawat kedamaian.

Momentum Tahun Baru Islam ini menjadi pengingat bahwa masyarakat yang kuat bukan hanya masyarakat yang maju secara pembangunan fisik, tetapi juga yang kokoh dalam nilai spiritual, sosial, dan moral.

Terpisah, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam harus menjadi energi kolektif untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial.

“Peringatan Tahun Baru Islam hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun sinergitas antara masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Polri akan terus mendukung setiap kegiatan positif yang mampu memperkokoh persatuan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, serta kondusif,” ujarnya.

Pesan itu menggema kuat di tengah masyarakat Marioriawa. Sebab sejatinya, keamanan bukan hanya soal ketiadaan gangguan, melainkan hadirnya rasa saling menjaga, saling menghormati, dan saling mendoakan.

Semarak Muharram 1448 H di Marioriawa akhirnya ditutup dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Namun nilai-nilai yang ditanamkan pada hari itu tidak berhenti ketika acara usai.

Ia pulang bersama setiap peserta, menjadi cahaya kecil yang diharapkan terus menyala di rumah-rumah, di masjid-masjid, dan di ruang kehidupan masyarakat.

Sebab pada akhirnya, masyarakat yang harmonis selalu lahir dari hati yang bersedia merajut persaudaraan. Dan ukhuwah yang terjaga, adalah pondasi bagi lahirnya kedamaian yang hakiki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *