Menjemput Rindu ke Tanah Suci Melalui Harum Sajadah di Kota Daeng

SYI'AR ISLAM86 Dilihat

KETERANGAN GAMBAR:
SYIAR DAN DOA:
Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M. (Komisaris PT Jamkrindo sekaligus mitra pemilik Bursa Sajadah Makassar), saat memberikan sambutan pada acara Grand Opening Bursa Sajadah Cabang ke-12 di Kota Makassar. Kehadiran pusat perlengkapan muslim premium ini diharapkan menjadi oase bagi calon jamaah haji dan umrah dalam mempersiapkan perjalanan suci menuju Baitullah.

Oleh: Musafir
Editor: Masykur Thahir

MAKASSAR – Di bawah langit Makassar yang teduh, sebuah pintu menuju kehangatan Tanah Suci resmi terbuka. Bukan sekadar deretan rak dan etalase, kehadiran Bursa Sajadah di Kota Daeng seolah menjadi penawar rindu bagi jiwa-jiwa yang sedang menata langkah menuju Baitullah. Suasana peresmian itu terasa khidmat, di mana untaian doa dan harapan berpadu dengan aroma wewangian khas Timur Tengah yang mengalun lembut di udara.

Langkah kaki pengunjung disambut dengan hamparan sajadah berbagai motif, lembaran kain suci yang nantinya akan menjadi saksi bisu setiap sujud dan air mata dalam keheningan malam. Di sini, persiapan ibadah haji dan umrah tahun 2026 tidak lagi dirasakan sebagai beban teknis, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang dipersiapkan dengan hati.

Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M., sosok di balik layar sekaligus mitra pemilik cabang Makassar, berdiri dengan penuh kerendahan hati saat meresmikan toko ke-12 ini. Baginya, tempat ini bukan sekadar urusan niaga, melainkan jembatan pengabdian untuk memudahkan para tamu Allah.

“Kami hadir untuk memuliakan perjalanan mereka. Menyiapkan segala perlengkapan dengan harga yang jujur, agar para jamaah bisa lebih fokus pada kekhusyukan ibadahnya,” tutur Muh. Aras dengan nada bicara yang teduh. Di matanya, keberhasilan usaha ini hanyalah titipan yang sepenuhnya diserahkan kepada Sang Khalik. “Ikhtiar adalah tugas kami, namun hasil akhir adalah rahasia Allah,” tambahnya.

Bursa Sajadah Makassar membawa nafas baru dalam pelayanan. Memahami keletihan para jamaah yang seringkali terkendala berat bagasi saat pulang dari tanah suci, toko ini hadir sebagai solusi humanis. Jamaah tak perlu lagi khawatir dengan beban koper; rasa manis kurma dari tanah Arab, kelembutan cokelat Turki, hingga kacang-kacangan India tersedia di sini dengan kualitas yang terjaga, seolah membawa pulang sepotong berkah dari tanah para nabi.

CEO Bursa Sajadah, Heera SKV, menegaskan bahwa momen haji 2026 adalah prioritas cinta mereka. Dengan konsep toko yang premium namun tetap merangkul, mereka ingin memastikan setiap pengunjung merasa seperti berada di rumah sendiri.

“Kenyamanan konsumen adalah prioritas utama kami dalam menyambut momentum suci haji,” jelasnya.

Seiring pita merah dipotong, sebuah harapan baru pun membubung. Di antara deretan gamis yang anggun, kopiah yang kokoh, dan parfum yang menenangkan jiwa, Bursa Sajadah Makassar hadir untuk memastikan bahwa setiap persiapan ibadah dimulai dengan senyuman. Hingga akhir April 2026, kemudahan ini pun dibalut dengan program penuh berkah, mulai dari diskon yang meringankan beban, hingga kupon undian gratis umrah dan haji bagi mereka yang terpilih oleh takdir-Nya.

Kini, warga Makassar memiliki ruang untuk menjemput rindu mereka. Karena di Bursa Sajadah, setiap lembar kain dan butir kurma adalah cerita tentang kerinduan kepada Sang Maha Cinta.

Acara diawali dengan do’a dipimpin oleh Prof. Dr. H. Jalaluddin Rahman, M.A., Ketua DPW PPP Sulsel pada jamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *