SETIA PRESISI, Kompas Moral Pengabdian Baru Polres Soppeng

POLRI126 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan Commander Wish “SETIA PRESISI” di Aula Tantya Sudhirajati, Kamis (6/8/2026), sebagai arah kebijakan dan pedoman pengabdian seluruh personel Polres Soppeng dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan amanah.

ESSAY PALAPA

Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Oleh: Syukur Mariorante Katalawala

SUARA PALAPA, SOPPENG – Di balik setiap seragam yang dikenakan aparat penegak hukum, tersimpan amanah yang jauh lebih berat daripada sekadar menjalankan kewenangan. Ia adalah janji untuk menjaga rasa aman, memelihara keadilan, dan menghadirkan harapan bagi masyarakat.

Kesadaran itulah yang menjadi napas dari Commander Wish “SETIA PRESISI” yang diperkenalkan Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., sebagai arah baru dalam membangun budaya kerja Polres Soppeng yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Commander Wish tersebut disampaikan dalam apel kebijakan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Kamis (6/8/2026), di hadapan Wakapolres, para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, para perwira, serta seluruh personel Polres Soppeng.

Bagi AKBP Hari Budiyanto, kepolisian bukan sekadar institusi penegak hukum. Ia adalah wajah negara yang pertama kali ditemui masyarakat ketika menghadapi persoalan. Karena itu, kehadiran polisi harus mampu menghadirkan keteduhan, bukan ketakutan; memberikan solusi, bukan sekadar prosedur.

Melalui akronim SETIA, Kapolres merumuskan lima nilai utama yang menjadi fondasi pengabdian seluruh personel.

Solid berarti membangun kekuatan melalui persatuan, loyalitas, dan sinergi, baik di lingkungan internal kepolisian maupun bersama seluruh elemen masyarakat.

Empati menjadi jiwa pelayanan, menghadirkan polisi yang mampu mendengar, memahami, dan merasakan denyut kehidupan masyarakat sehingga setiap pelayanan dilakukan dengan keramahan dan kepedulian.

Taat menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan dengan menjunjung tinggi disiplin, etika profesi, serta keteladanan moral. Sebab hukum akan dihormati ketika para penegaknya terlebih dahulu menghormati hukum itu sendiri.

Inovatif mendorong seluruh personel untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui kreativitas, pemanfaatan teknologi, dan berbagai terobosan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan efisien.

Sedangkan Amanah menjadi mahkota dari seluruh nilai tersebut. Sebuah pengingat bahwa setiap jabatan hanyalah titipan, setiap kewenangan adalah tanggung jawab, dan setiap keputusan kelak akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya di hadapan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

Nilai-nilai itu kemudian diterjemahkan ke dalam sejumlah program prioritas. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik yang mudah, cepat, dan transparan; penguatan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui langkah preventif dan preemtif; pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berintegritas; hingga memperluas kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa SETIA PRESISI bukanlah slogan yang berhenti di ruang rapat atau sekadar menghiasi layar presentasi. Nilai-nilai tersebut harus hidup dalam setiap langkah, tercermin dalam setiap pelayanan, dan menjadi karakter yang melekat pada seluruh personel Polres Soppeng.

Sebab kepercayaan masyarakat tidak pernah lahir dari kata-kata. Ia tumbuh perlahan dari sikap, keteladanan, kejujuran, dan konsistensi dalam melayani tanpa membedakan siapa pun.

Pada akhirnya, keamanan bukan hanya hasil dari kuatnya penegakan hukum, tetapi juga buah dari hadirnya aparat yang mampu merawat kepercayaan rakyat. Ketika kekuasaan dijalankan dengan empati, kewenangan dipagari amanah, dan pengabdian dilandasi keikhlasan, maka polisi tidak hanya menjadi pelindung masyarakat, melainkan juga penyejuk hati di tengah kehidupan.

Karena sesungguhnya, pengabdian yang paling mulia bukanlah yang paling banyak dipuji manusia, melainkan yang paling bernilai di hadapan Tuhan. Dari sanalah lahir pelayanan yang tulus, keadilan yang berwibawa, dan keamanan yang menjadi rahmat bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *