Di Halaman Sekolah yang Basah, Polisi Menitipkan Masa Depan

PENDIDIKAN14 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kapolsek Belawa IPTU Awal Syahrani memimpin upacara sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas kepada para siswa MAN Wajo di Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Senin (11/5/2026). Dalam amanatnya, ia mengajak pelajar menjauhi narkoba, tawuran, dan bullying serta menanamkan disiplin dan penghormatan kepada guru dan orang tua sebagai pondasi masa depan generasi muda. (Foto Dokumentasi Humas Polres Wajo)

Oleh: Sabri

Pagi itu, langit di Kecamatan Belawa masih menyisakan gerimis tipis. Halaman MAN Wajo tampak basah, namun barisan siswa tetap berdiri rapi. Di antara suara langkah dan desir angin pagi, seorang polisi berdiri tegak di depan tiang bendera, bukan membawa ancaman, melainkan nasihat tentang masa depan.

Senin, 11 Mei 2026, Kapolsek Belawa IPTU Awal Syahrani hadir sebagai pembina upacara di sekolah yang berada di Desa Leppangeng, Kabupaten Wajo itu. Sejak pukul 07.30 Wita, suasana sekolah berubah menjadi ruang pembelajaran yang lebih luas: bukan hanya tentang pelajaran di kelas, tetapi tentang bagaimana menjaga diri di tengah zaman yang terus berubah.

Dengan suara tenang namun tegas, IPTU Awal Syahrani menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada para pelajar. Ia berbicara tentang narkoba yang perlahan bisa menghancurkan mimpi, tentang tawuran yang merenggut masa depan, serta tentang bullying yang diam-diam melukai jiwa sesama anak bangsa.

Di hadapan para siswa berseragam hijau toska itu, ia mengingatkan bahwa masa muda bukan sekadar waktu untuk tumbuh, tetapi juga masa menentukan arah hidup.

“Pelajar harus mampu menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan. Disiplin belajar dan menghormati guru serta orang tua menjadi pondasi penting dalam meraih cita-cita,” ujar IPTU Awal Syahrani.

Pesan itu meluncur sederhana, namun terasa dekat dengan kenyataan yang dihadapi generasi muda hari ini. Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, sekolah bukan hanya tempat mencari ilmu, tetapi juga benteng pembentukan karakter.

Sementara para guru memperhatikan dengan khidmat, sejumlah siswa tampak serius menyimak arahan sang Kapolsek. Sebagian berdiri tegap, sebagian lain menundukkan kepala, seolah sedang menyimpan baik-baik pesan yang mereka dengar pagi itu.

Bagi IPTU Awal Syahrani, menjaga keamanan bukan semata tugas patroli di jalanan. Menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif juga bagian dari menjaga masa depan daerah.

Karena itu, ia turut mengimbau para siswa agar tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Belawa, bila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar mereka.

Upacara pagi itu akhirnya selesai dalam suasana aman dan tertib. Namun pesan yang ditinggalkan terasa lebih panjang daripada sekadar amanat di lapangan sekolah. Di halaman yang masih basah oleh hujan, ada harapan yang sedang dititipkan kepada generasi muda, agar tetap teguh menjaga akhlak, disiplin menuntut ilmu, dan tidak kehilangan arah di tengah zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *