Wakapolres Soppeng Sampaikan Nasihat Keagamaan Usai Sholat Dzuhur Berjamaah

POLRI94 Dilihat

Keterangan Gambar: Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., saat menyampaikan nasihat keagamaan kepada personel di Masjid Al Aqsa Polres Soppeng. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

ESSAY PALAPA Nurani Redaksi di Atas Fakta

Oleh: Syukur Mariorante Katalawala

SUARA PALAPA, SOPPENG – Di bawah naungan kedamaian Masjid Al Aqsa, waktu sejenak melambat selepas gelombang takbir Sholat Dzuhur berjamaah mereda pada Rabu, 4 November 2026. Di ruang suci tersebut, Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., berdiri menyampaikan sapaan batin—sebuah nasihat keagamaan yang mengalir lembut menembus sanubari setiap insan Bhayangkara yang hadir.

Suaranya mengalun perlahan, mengajak para personel merenungkan kembali kemuliaan-kemuliaan kecil yang kerap terabaikan dalam deru rutinitas harian. Ia mengupas tentang keutamaan pahala bagi mereka yang melantunkan azan, keistimewaan mengisi saf terdepan, serta ketulusan langkah kaki yang senantiasa bersegera memenuhi panggilan Sang Khaliq. Di hadapan-Nya, atribut kedinasan lebur, menyisakan kerendahan hati seorang hamba.

Pesan ketelusan ini menemukan fondasinya yang kokoh ketika Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kekuatan spiritual adalah penggerak utama integritas seorang abdi negara. Tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak boleh lantas menjadi dinding pemisah antara manusia dan Tuhannya.

“Jangan sampai kesibukan dalam menjalankan tugas membuat kita lalai terhadap kewajiban sebagai seorang hamba Allah SWT. Mari jadikan ibadah sebagai kebutuhan, bukan sekadar rutinitas. Dengan keimanan yang kuat, kita diharapkan mampu menjalankan amanah sebagai Polri dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan keikhlasan dalam melayani masyarakat,” ungkap Kapolres.

Pembinaan rohani dan mental ini menjelma sebagai pengingat abadi bahwa keseimbangan antara pengabdian duniawi dan kewajiban Ilahiah adalah kunci utama. Sebab, pelayanan yang tulus kepada masyarakat hanya akan memancar dari jiwa-jiwa yang tenang dan senantiasa terhubung dengan Sang Pencipta.

Ketika seragam tugas kembali membentur kerasnya jalanan pengabdian, biarlah gema nasihat siang itu tetap bernyala di dalam dada—mengingatkan kita bahwa sebaik-baik penjaga hukum adalah mereka yang tidak pernah lupa bersujud di jalan-Nya.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani. Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *