Jejak Kasih di Tanah Latemmamala: Ketika Seragam Memeluk Sunyi dan Merajut Damai

POLRI162 Dilihat

Keterangan Gambar: Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama para jemaat dan anak-anak dalam kegiatan Minggu Kasih di Gereja Katolik Paroki Santa Maria, Kabupaten Soppeng, memancarkan kehangatan dan kedekatan humanis Polri dengan masyarakat. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Syukur Mariorante Katalawala

SUARA PALAPA, SOPPENG — Di bawah naungan langit Soppeng yang tenang, tatkala mentari pagi Minggu menyapa pelataran bumi Latemmamala, sebuah pemandangan hangat terukir di Basement Gereja Katolik Paroki Santa Maria, Jalan Samudra, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Minggu (25/10/2026). Di tempat di mana doa-doa dipanjatkan dalam khidmat, jalinan rasa persaudaraan merajut siluet kemanusiaan yang teramat elok.

Bukan sekadar derap sepatu lars atau kilau lencana di dada, kehadiran insan kepolisian kali ini hadir membawa kesejukan batin. Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., melangkah masuk bukan sebagai penguasa teritorial semata, melainkan sebagai saudara, sebagai pendengar yang meneduhkan jiwa-jiwa yang haus akan rasa aman. Pukul 09.40 WITA, ruang bawah tanah gereja itu bertransformasi menjadi ruang perjumpaan yang suci—tempat di mana sekat-sekat perbedaan meleleh, lebur dalam kehangatan sapa dan senyum tulus.

Melalui program Minggu Kasih, kepolisian tidak datang untuk menuntut, melainkan untuk mendengar. Mendengar denyut nadi keresahan warga, menyerap aspirasi kecil yang seringkali luput dari pandangan mata, serta merangkul setiap kegelisahan dengan kelembutan nurani. Sebab, di mata hukum yang bermartabat, ketertiban sejati tidak lahir dari ujung bayonet, melainkan tumbuh subur dari akar kepercayaan yang disiram dengan ketulusan.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Dibutuhkan kepercayaan, komunikasi, dan kepedulian bersama. Melalui Minggu Kasih, kami ingin hadir lebih dekat, mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, serta membangun kemitraan yang kuat demi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis,” tutur AKBP Hari Budiyanto di hadapan para jemaat dengan suara yang mengalun tenang, menembus ke lubuk hati yang paling dalam.

Keberagaman di Kabupaten Soppeng bukanlah dinding pemisah, melainkan pelangi yang memperindah cakrawala sosial. Dalam balutan kasih, sang Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merawat harmoni, menjadikan perbedaan sebagai simfoni perdamaian yang mengalun merdu di bumi Latemmamala.

Suasana semakin larut dalam keheningan makna tatkala tawa anak-anak kecil berpadu dengan jabat erat tangan para jemaat dan personel kepolisian. Tidak ada jarak. Yang ada hanyalah degup jantung kemanusiaan yang berdetak dalam irama yang sama: merindukan damai, memeluk rasa aman, dan merayakan persaudaraan abadi di bawah naungan Sang Pencipta.

Merenung di Ujung Senja Kata

Sebab pada akhirnya, keamanan yang sejati bukanlah tentang seberapa banyak pagar yang kita dirikan, atau seberapa ketat penjagaan yang kita tegakkan. Keamanan yang abadi adalah ketenangan batin yang lahir ketika manusia merasa saling memiliki, ketika seragam kepolisian tidak lagi dipandang sebagai lambang ketakutan, tetapi sebagai perpanjangan tangan kasih semesta yang merangkul setiap jiwa tanpa syarat—menjaga asa, merawat damai, hingga senja menutup usia bumi.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *