Sinergi Abdi Negara Menjaga Nafas Alam di Batu Kappo

BENCANA5 Dilihat

Keterangan Gambar:

Petugas Bhabinkamtibmas dan tim gabungan berjibaku menembus asap dan mengendalikan kobaran api di kawasan hutan lindung Gunung Batu Kappo. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

ESSAY PALAPA Refleksi Nurani di Atas Fakta

Oleh: Syukur Mariorante Katalawala

SUARA PALAPA, SOPPENG — Alam tidak sekadar membentang sebagai bukit dan pepohonan; ia adalah amanah Sang Pencipta yang mengalirkan nafas kehidupan bagi insan di bumi Latemmamala. Ketika lidah api menari-nari membakar keheningan di kawasan Gunung Batu Kappo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, nurani kemanusiaan dan panggilan tugas memanggil para penjaga negeri untuk turun tangan.

Di balik pekatnya asap yang melahap vegetasi hutan jati dan semak belukar, terhampar tekad yang pantang surut. Area hutan lindung seluas sekitar 20 hektare dengan tingkat kerusakan mendekati 40 persen itu menjadi medan bakti bagi personel Polsek Lalabata, Babinsa Koramil 1423-01 Lalabata, serta Tim UPTD KPH Walanae. Tanpa ragu, mereka menembus perbukitan terjal dan cuaca gersang, menyatukan langkah untuk menjinakkan si jago merah sebelum melahap lebih luas hamparan hijau yang tersisa.

Perjuangan tersebut bukan sekadar aksi fisik memadamkan bara, melainkan bentuk ibadah dan komitmen melestarikan bumi. Dengan teknik pemetaan lokasi yang presisi dan koordinasi erat di tengah pekatnya bahaya, pemadaman dilakukan tanpa lelah hingga malam merengkuh perbukitan dan api berhasil dijinakkan.

Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan sinergi tanpa sekat yang ditunjukkan seluruh personel gabungan di lapangan.

“Kami mengapresiasi sinergi seluruh pihak di lapangan. Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan respons cepat, terlebih pada kondisi cuaca yang dapat menyebabkan api dengan mudah merambat. Kami akan terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegas Kapolres.

Beliau memungkas dengan ketegasan yang penuh kesejukan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memelihara titipan alam ini demi generasi mendatang. Menjaga hutan bukan hanya tugas aparat, melainkan ikhtiar bersama menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Maha Pencipta. Ketika malam kembali tenang di Batu Kappo, jejak peluh para abdi negara itu menjadi pengingat: selama sinergi dan nurani tetap menyala, kedamaian bumi Soppeng akan selalu terjaga.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *