Menjaga Kedamaian Pitumpanua: Ikhtiar Pengabdian di Bawah Naungan Doa dan Kebersamaan

KAMTIBMAS5 Dilihat

Keterangan Gambar: Kapolsek Urban Pitumpanua, Kompol H. Muhammad Anwar, S.Sos., bersama jajaran saat menyapa para pedagang dan warga di kawasan Pasar Siwa, Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

ESSAY PALAPA Refleksi Nurani di Atas Fakta

Oleh: Sabri

SUARA PALAPA, WAJO — Di balik hembusan angin kemarau yang menyisir riuh pasar tradisional, menjaga ketenteraman sebuah wilayah bukan sekadar tugas konstitusi, melainkan panggilan nurani dan ibadah yang tak mengenal jeda. Keamanan bukanlah hadiah yang jatuh begitu saja dari langit, melainkan benih yang harus terus disiram dengan silaturahmi, kepedulian, dan doa.

Matahari bergerak menuju petang di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Rabu (9/9/2026). Di tengah suasana musim kemarau yang menyisakan udara panas dan tanah yang mengering, langkah kaki Kapolsek Urban Pitumpanua, Kompol H. Muhammad Anwar, S.Sos., bergerak menyusuri kawasan Pasar Siwa menuju Sekretariat Dewan Aspirasi Panrung (DAP). Didampingi Kanit Provos Aiptu Sumarno beserta jajaran, kedatangan aparat pengayom masyarakat ini hadir bukan untuk menegakkan jarak, melainkan menyapa warga dengan kehangatan persaudaraan.

Di hadapan warga dan tokoh lokal, Kompol H. Muhammad Anwar membawa pesan yang begitu mendasar namun krusial. Terik kemarau yang membakar tak hanya menguji ketabahan, tetapi juga meningkatkan resiko musibah kebakaran. Dengan tutur kata yang santun dan penuh keteladan, mantan Kasat Lantas Polres Parepare tersebut mengimbau warga agar senantiasa waspada terhadap percikan api—baik dari instalasi listrik, kelalaian pembakaran sampah, maupun aktivitas harian lainnya.

Namun lebih dari sekadar peringatan teknis, pertemuan tersebut menjelma menjadi ruang perenungan bersama. Bagi Kompol Muhammad Anwar, keamanan masyarakat (Harkamtibmas) adalah bangunan besar yang mustahil berdiri kokoh tanpa pilar gotong royong dan kemitraan tulus antara polisi dan warga.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan dukungan, kepedulian, serta kerja sama seluruh masyarakat. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat kita cegah bersama,” tutur Kompol H. Muhammad Anwar dengan penuh ketulusan.

Nilai religius dan humanis terpatri dalam keyakinan bahwa setiap usaha menjaga keselamatan sesama adalah bagian dari amalan mulia. Kepolisian hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan sebagai sahabat tempat warga mengadu dan merajut solusi atas setiap dinamika sosial yang ada.

Seiring berlalunya sore di Pasar Siwa, dialog yang mengalir hangat itu meninggalkan kedekatan emosional yang mendalam. Tidak ada sekat pembatas antara petugas dan warga; yang ada hanyalah tekad bersama untuk merawat tanah Pitumpanua agar tetap menjadi rumah yang aman, teduh, dan tenteram bagi semua.

“Tidak ada kemampuan tanpa kolaborasi. Karena itu, mari bersama-sama menjaga Pitumpanua agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya menutup silaturahmi.

Sebab pada akhirnya, tugas menjaga kedamaian adalah amanah yang dipertanggungjawabkan tidak hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Sang Maha Pencipta. Di tanah Pitumpanua, ikhtiar itu terus dihidupkan melalui langkah nyata, ketulusan rasa, dan jalinan silaturahmi yang tak pernah terputus.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *