Di Antara Puing Kalempang: Mengusap Duka, Menjemput Asa

BENCANA5 Dilihat

Keterangan Gambar: Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H., didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Marioriwawo Ny. Ningsih Masudi secara simbolis menyerahkan bantuan bahan pangan kepada Happe (60) di lokasi bekas kebakaran Dusun Kalempang, Desa Marioritengnga, Soppeng.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Syukur Marioriawa Katalawala

SUARA PALAPA, SOPPENG — Takdir sering kali menyapa tanpa mengucap salam. Di Dusun Kalempang, Desa Marioritengnga, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, sang jago merah berhembus menyapu kediaman Happe (60). Dalam sekejap mata, impian dan tempat bernaung yang dibangun bertahun-tahun meredup menjadi puing dan abu. Namun, di balik takdir yang menguji ketabahan, Tuhan selalu menyisipkan kepedulian melalui tangan-tangan sesama.

Siang itu, sekitar pukul 11.00 WITA, matahari melintasi atas Kalempang saat jejak kehangatan batin datang menyapa. Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Marioriwawo bersama Bhayangkari Ranting Marioriwawo tak sekadar datang membawa bantuan material, tetapi merengkuh jiwa yang terluka oleh musibah.

Langkah baksos ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H., yang hadir bersama Waka Polsek Ipda Harmoko, Kanit Binmas, para Bhabinkamtibmas, serta Ketua Bhayangkari Ranting Marioriwawo Ny. Ningsih Masudi beserta pengurus. Di atas tanah bekas pijakan rumah yang menghitam, sembako dan kebutuhan dasar diserahkan langsung kepada Happe. Sebuah tatapan haru mengalir—menegaskan bahwa di kala ketidakberdayaan menerpa, ia tidak berjalan sendirian.

Di tengah suasana duka yang perlahan mencair, Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi juga menyelipkan pesan penuh kasih dan kewaspadaan. Mengingat api acap kali bermula dari kelalaian kecil, beliau mengimbau warga sekitar agar saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan. Larangan membakar sampah, membuka lahan, serta ketelitian memastikan api kompor benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah menjadi pengingat mulia demi melindungi keselamatan bersama.

Langkah humanis ini sejalan dengan arahan Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. Beliau menegaskan bahwa pengabdian kepolisian tak berhenti saat musibah usai ditangani, melainkan terus berlanjut melalui pembinaan kepedulian dan ikhtiar pencegahan sejak dini.

Bagi AKBP Hari Budiyanto, merawat rasa aman adalah bagian dari menjaga marwah kehidupan. Beliau mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi jajaran Polsek Marioriwawo dan Bhayangkari yang sigap hadir menjemput duka masyarakat di lapangan.

“Polri akan terus mendorong kehadiran yang responsif dan humanis, dengan membangun komunikasi bersama masyarakat serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan demi keselamatan bersama,” tegasnya penuh keyakinan.

Kini, asap di Kalempang telah membumbung tinggi dan lenyap diterpa angin. Namun, kehangatan empati, uluran tangan, serta doa-doa yang terpanjatkan siang itu akan tetap menyala, menjadi lentera kecil di tengah kegelapan musibah, menegaskan kembali bahwa dalam setiap ujian, selalu ada kasih sayang yang dipadukan untuk saling menguatkan.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *