AKBP Hari Budiyanto, S.H., M.H., dan Ny. Anie Hari Budiyanto
FUTURE PALAPA
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani
Oleh: Syukur Mariorante Katalawala
SUARA PALAPA, SOPPENG – Kala fajar menyingsing di ufuk Bumi Latemmamala, sebuah babak baru pengabdian mulai terhampar indah. Jabatan bukan sekadar amanah di pundak manusia, melainkan sebuah ikhtiar suci dan panggilan takdir yang telah digariskan oleh Sang Pencipta. Di bawah naungan langit Kabupaten Soppeng yang sarat akan nilai religius dan keteguhan adat, kini hadir sosok nakhoda baru yang siap mendedikasikan jiwa dan raganya demi kedamaian masyarakat: Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hari Budiyanto, S.H., M.H., didampingi belahan jiwa setianya, Ny. Anie Hari Budiyanto.
Perjalanan spiritual dan profesional seorang perwira kelahiran Salatiga, 19 Desember 1981 ini, sejatinya merupakan manifestasi nyata dari keteguhan hati dan kerja keras. Sebagai alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2006 Batalyon SETIA 38, AKBP Hari Budiyanto telah menapaki tangga karier yang kokoh, seakan telah ditempa oleh badai dan hamparan samudra pengalaman. Setiap langkah kakinya di korps kepolisian senantiasa diiringi doa dan niat luhur untuk menegakkan keadilan yang humanis di tengah masyarakat.
Langkah awal pengabdiannya bermula sebagai Perwira Pertama di Polres Lingga, yang kemudian berlanjut ke Polresta Barelang di bawah payung Polda Kepulauan Riau. Di sana, ia belajar mendengar denyut nadi masyarakat luas. Kepercayaan demi kepercayaan terus mengalir dari pimpinan tertinggi kepolisian, membawanya menduduki berbagai posisi strategis seperti Waka Polsek Batam Kota, Kanit I Sitindak Subdit Gakkum Dit Polair Polda Kepri, hingga menuntaskan pendidikan PTIK pada tahun 2013 demi memperkaya cakrawala ilmunya.
Rekam jejaknya kian paripurna saat dipercaya memegang tongkat komando sebagai Kasat Reskrim Polres Siak, mengabdi di lingkungan Lemdiklat Polri, hingga menjabat sebagai Kanit Subdit Ditreskrimsus Polda Lampung. Kedekatannya dengan akar rumput kian teruji kala memimpin sebagai Kapolsek Tanjung Karang Barat dan Kapolsek Teluk Betung Selatan. Melalui ujian demi ujian kepemimpinan itulah, kematangan berpikirnya kian terasah hingga ia sukses menyelesaikan Sespimmen Polri Dikreg 62 pada tahun 2022, sebelum akhirnya mengemban tugas krusial sebagai Kanit 1 dan Kanit 2 Subdit III Dittipidter Bareskrim Polri.
Bagi AKBP Hari Budiyanto, ilmu pengetahuan adalah lentera yang menerangi keadilan. Di tengah kesibukan menjaga keamanan negara, ia tetap konsisten mereguk ilmu hukum formal dari strata sarjana hingga berhasil merengkuh gelar Magister Ilmu Hukum (M.H.) dari salah satu universitas terbaik bangsa, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Keselarasan antara ketajaman hukum dan kelembutan hati inilah yang membuatnya diganjar berbagai penghargaan kehormatan, termasuk Satyalancana Karya Bhakti, Satyalancana Pengabdian VIII dan XVI, Satyalancana Bhakti Pendidikan, serta Satyalancana Bhakti Nusa.
Sebelum menginjakkan kaki di Bumi Soppeng, rekam jejak kepemimpinannya yang sejuk telah dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Enrekang. Di sana, ia dikenal luas sebagai sosok pemimpin yang menolak sekat pembatas, mengedepankan pintu komunikasi yang senantiasa terbuka lebar bagi siapapun, serta selalu mengutamakan pendekatan persuasif yang menyentuh hati nurani manusia. Karakteristik kepemimpinan yang humanis inilah yang kini dibawa ke Polres Soppeng, membawa secercah harapan akan hadirnya rasa aman yang berkeadilan.
Namun, di balik kokohnya ketegasan seorang Kapolres, ada lentera kelembutan yang tak pernah padam. Ny. Anie Hari Budiyanto kini resmi memegang amanah sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng. Kehadirannya laksana embun penyejuk yang senantiasa mendampingi setiap langkah sang suami. Dengan rekam jejaknya yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pembinaan internal keluarga besar Polri, serta pemberdayaan ekonomi keluarga saat di Enrekang, Ny. Anie siap merajut kebersamaan yang hangat bersama ibu-ibu Bhayangkari dan segenap masyarakat Soppeng.
Kini, di bawah bentangan langit Soppeng yang damai, AKBP Hari Budiyanto dan Ny. Anie Hari Budiyanto telah siap menuliskan lembaran kisah pengabdian baru. Sebuah komitmen suci yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada institusi hukum dan masyarakat, tetapi di atas segalanya, bermuara pada pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
Selamat bertugas, Sang Nakhoda Baru. Semoga ridha Ilahi senantiasa menyertai setiap langkah pengabdianmu.












