Di Bawah Naungan Nurul Naim: Saat Jelata dan Pejabat Bersimpuh Sama

SYI'AR ISLAM79 Dilihat

Keterangan Gambar:

Suasana kekhusyukan dan kebersamaan jamaah saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushollah Nurul Naim, Dusun Welonge. (Foto: Idris)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Idris

SUARA PALAPA, SOPPENG — Malam jatuh perlahan di Dusun Welonge, menyelimuti Desa Laringgi dalam keheningan yang teduh. Namun, di dalam jalinan dinding Mushollah Nurul Naim, hangat cahaya dan kebersamaan justru baru saja menyala. Di bait suci ini, tak ada sekat yang tersisa. Kaya dan miskin, pejabat dan rakyat biasa, semuanya bersimpuh melipat lutut di atas permadani yang sama, berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Sebab di hadapan Keagungan Allah SWT, manusia sejatinya hanya perlu merendahkan suara dan meluruhkan ego.

Minggu malam (30/8/2026), tepat pukul 19.30 WITA, lantunan salawat membumbung tenang. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tak sekadar menjadi perayaan rutin tahunan, melainkan sebuah telaga tempat warga membasuh jiwa. Malam itu menjadi ruang di mana tali silaturahmi dianyam kembali dengan benang-benang keteladanan sang Rasul.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh warga setempat bersama Komunitas Safari Rabbani yang dipimpin oleh Dr. Sabir. Tampak hadir pula Kepala Desa Laringgi, Eka Wahyuni, S.E., serta deretan tokoh agama dan masyarakat, seperti Imam Masjid Welonge, Imam Masjid Tongronge, dan Imam Masjid Awakaluku. Mereka duduk bersanding tanpa panggung pembatas, melebur dalam kekeluargaan yang hangat.

Bagi warga Dusun Welonge, agenda tahunan di Mushollah Nurul Naim ini bukan sekadar tradisi pengingat hari lahir Sang Baginda. Lebih dari itu, ia adalah cermin tempat masyarakat bercermin tentang kepedulian, ketenteraman, dan semangat gotong royong yang kian erat.

Saat malam kian larut dan acara usai, jamaah melangkah keluar menembus dingin udara Marioriawa. Namun, hangatnya kebersamaan di Mushollah Nurul Naim terus menyala di dada masing-masing, sebuah pengingat bersahaja bahwa di rumah-Nya, kita semua adalah hamba yang setara.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *