Keterangan Gambar:
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., unsur Forkopimda, dan jajaran BPS Kabupaten Soppeng berfoto bersama para petugas sensus usai kegiatan pencanangan pendataan lapangan dan pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Aula Grand Saota, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pengumpulan data statistik yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)
Penulis: Idris
Di sebuah ruangan yang dipenuhi para pemangku kepentingan daerah, Kamis (11/6/2026), suasana di Aula Grand Saota, Kabupaten Soppeng, tampak berbeda dari biasanya. Tidak ada seremoni besar yang penuh gegap gempita, namun yang berlangsung justru menjadi salah satu tahapan penting yang akan menentukan arah pembangunan daerah pada masa mendatang. Hari itu, petugas sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng dilepas untuk turun langsung ke lapangan, mengumpulkan data yang akan menjadi cermin kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Di hadapan para petugas, hadir Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran BPS, serta berbagai unsur pemerintahan lainnya. Di antara para tamu undangan tampak pula Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus tersebut.
Bagi sebagian orang, sensus mungkin hanya dipandang sebagai kegiatan pendataan rutin. Namun di balik lembaran kuesioner dan angka-angka statistik yang dikumpulkan, tersimpan informasi penting yang akan menentukan kebijakan pembangunan daerah. Data yang akurat bukan sekadar angka, melainkan potret nyata kehidupan masyarakat yang akan menjadi dasar pemerintah dalam mengambil keputusan.
Karena itulah, pelepasan petugas sensus bukan hanya sebuah agenda administratif. Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya perjalanan panjang untuk menghadirkan data yang valid, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Para petugas yang akan menyambangi rumah-rumah warga sejatinya memikul tanggung jawab besar sebagai penghubung antara realitas masyarakat dan kebutuhan pemerintah dalam merancang program pembangunan.
Dalam sambutannya, Bupati Soppeng menegaskan bahwa kualitas pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki. Program yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah memahami kondisi riil masyarakat melalui data yang akurat.
Pandangan serupa juga disampaikan Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada fondasi data yang kuat. Oleh sebab itu, Polres Soppeng siap mendukung pelaksanaan sensus agar berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ia mengingatkan para petugas untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta mengedepankan pendekatan yang humanis saat berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan yang baik dinilai menjadi kunci keberhasilan pendataan, karena data yang berkualitas lahir dari kepercayaan masyarakat terhadap petugas yang datang ke rumah mereka.
Di sisi lain, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar dan terbuka. Sebab, sesempurna apa pun metode pendataan yang digunakan, hasilnya tidak akan optimal tanpa dukungan masyarakat sebagai sumber utama informasi.
Partisipasi warga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan sensus. Ketika masyarakat bersedia menyampaikan kondisi sebenarnya, maka data yang dihasilkan akan semakin mendekati realitas. Dari data itulah nantinya lahir berbagai kebijakan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi.
Pada akhirnya, sensus bukan hanya tentang menghitung jumlah penduduk atau mencatat kondisi sosial ekonomi. Lebih dari itu, sensus adalah upaya bersama untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan berdiri di atas fakta, bukan asumsi. Di tangan para petugas sensus yang dilepas hari itu, tersimpan harapan besar agar setiap angka yang terkumpul dapat berbicara jujur tentang kebutuhan masyarakat Soppeng.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Soppeng sedang membangun fondasi penting bagi masa depannya. Sebab pembangunan yang baik selalu dimulai dari data yang baik, dan data yang baik lahir dari kerja keras mereka yang turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan, mencatat, dan memahami kehidupan masyarakat apa adanya.






