Menanam Benih Disiplin di Jalan Latenri Bali: Ikhtiar Saka Bhayangkara Menjaga Nyawa

POLANTAS11 Dilihat

Oleh: Alimuddin

SOPPENG – Matahari baru saja meninggi di ufuk timur Kabupaten Soppeng saat sekelompok remaja berseragam cokelat lengkap dengan atribut pramuka berkumpul di Mako Polres Soppeng, Minggu (10/5). Namun, kehadiran mereka bukan untuk sekadar berkemah, melainkan memikul misi yang jauh lebih krusial: belajar menjaga keselamatan nyawa di aspal jalanan.

Kegiatan Pembekalan Krida Lalu Lintas bagi Pramuka Saka Bhayangkara hari itu menjadi oase edukasi di tengah dinamika lalu lintas yang kian kompleks. Di bawah bimbingan langsung personel Satlantas Polres Soppeng, para peserta tidak hanya dijejali aturan formal, tetapi juga diajak menyelami filosofi di balik rambu-rambu.

“Kami ingin mereka bukan sekadar tahu aturan, tapi menjadi pionir,” ujar Kasat Lantas IPTU Asdar S.

Menurutnya, Pramuka Saka Bhayangkara adalah aset strategis. Mereka adalah “perpanjangan tangan” kepolisian untuk masuk ke ruang-ruang yang sulit dijangkau sosialisasi formal, yakni pergaulan antar-remaja.
Sepanjang kegiatan, antusiasme terlihat jelas.

Dari praktik lapangan hingga sesi diskusi, para peserta didorong untuk memahami bahwa setiap pelanggaran sekecil apa pun memiliki risiko yang fatal. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana untuk membangun fondasi kesadaran hukum sejak dini.

Editorial ini menegaskan bahwa keamanan di jalan raya bukanlah tanggung jawab polisi semata, melainkan sebuah gerakan kolektif yang dimulai dari kedisiplinan generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *