Keterangan Gambar:
MEMBANGUN SINERGI KAMTIBMAS: Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapajung dan Salokaraja, AIPDA Ibrahim (kiri), berbincang hangat dengan Muhammad Nurul Ihsan (kanan) saat menyerahkan Surat Izin Keramaian sekaligus memberikan imbauan kamtibmas menjelang pelaksanaan pesta pernikahan di kediaman warga, Selasa (5/5/2026). (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng)
Penulis: Syamsuddin Andy
Sebuah pesta pernikahan sejatinya adalah momen sakral yang dinanti. Di sana, kebahagiaan keluarga besar melebur bersama doa-doa baik dari para kerabat dan tetangga yang hadir. Namun, di balik kemeriahan yang direncanakan, ada tanggung jawab besar untuk menjaga agar kebahagiaan tersebut tidak terusik oleh hal-hal yang tidak diinginkan.
Kesadaran inilah yang mendorong AIPDA Ibrahim, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lapajung dan Kelurahan Salokaraja, untuk melangkahkan kaki menyambangi kediaman warga pada Selasa, 5 Mei 2026. Dengan seragam dinasnya yang khas, ia bertamu ke rumah Muhammad Nurul Ihsan di Jalan Neneng Urang, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Kedatangannya hari itu bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan sebuah ikhtiar preventif untuk memastikan rencana hajatan pernikahan yang akan digelar pada 8 hingga 9 Mei mendatang di Jalan Pasar Sentral dapat berlangsung dengan aman, damai, dan kondusif.
Sambil menyerahkan Surat Izin Keramaian, AIPDA Ibrahim duduk bersama tuan rumah dalam suasana dialogis yang hangat. Di tengah obrolan santai tersebut, terselip pesan-pesan edukatif yang sarat akan kepedulian.
Mengingat acara pernikahan tersebut akan dihibur oleh musik elekton yang berpotensi mengundang kerumunan besar, sang Bhabinkamtibmas menitipkan beberapa imbauan penting.
“Kami menitipkan pesan agar selama acara berlangsung tidak menyediakan minuman keras. Kami juga mengingatkan pentingnya menjaga batas waktu kegiatan, memastikan keamanan kendaraan tamu, serta mengunci rumah dengan baik saat ditinggalkan,” ujar AIPDA Ibrahim dengan nada persuasif.
Baginya, ketertiban lingkungan hanya bisa terwujud jika ada kesepahaman dan kerja sama yang baik antara penyelenggara acara dan aparat keamanan.
Langkah jemput bola yang dilakukan oleh AIPDA Ibrahim ini mendapat apresiasi langsung dari pimpinan tertinggi kepolisian di wilayah tersebut. Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah-tengah persiapan hari bahagia masyarakat merupakan wujud nyata pelayanan yang humanis dan prediktif.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan. Kegiatan sambang seperti ini adalah langkah preventif yang sangat efektif. Ketika polisi hadir lebih awal untuk mengedukasi dan berkoordinasi, potensi gangguan kamtibmas pada acara yang melibatkan banyak orang, seperti pesta pernikahan, dapat kita minimalisir sejak dini,” tutur AKBP Aditya Pradana.
Di akhir kunjungannya, AIPDA Ibrahim kembali mengingatkan warga untuk tidak segan-segan berkoordinasi dengan petugas keamanan jika menemukan potensi gangguan ketertiban selama acara. Pihak kepolisian telah menyediakan jalur komunikasi yang mudah diakses, mulai dari kontak pribadi Bhabinkamtibmas, layanan gratis Call Center Polri 110, hingga pelayanan langsung di SPKT Polres Soppeng maupun Polsek Lalabata.
Pertemuan siang itu ditutup dengan senyum dan rasa saling percaya. Melalui pendekatan persuasif yang menyentuh langsung ke tingkat keluarga, Polri berharap perayaan hari bahagia warga Soppeng tidak hanya menyisakan kenangan indah bagi kedua mempelai, tetapi juga harmoni yang tetap terjaga bagi masyarakat sekitar.










