Keterangan Gambar:
MENJAGA KONDUSIFITAS: Personel Polsek Sabbangparu, Aiptu Ayyung dan Brigpol Suyudi, saat melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) di salah satu SPBU di wilayah Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Minggu malam (26/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat pada jam rawan malam hari. (Foto: Dok. Polsek Sabbangparu)
Oleh: Sabri
Malam di wilayah Sabbangparu, Kabupaten Wajo, biasanya diisi oleh sunyi yang merayap di antara deretan ruko dan pemukiman warga. Namun, pada Minggu malam, 26 April 2026, kesunyian itu tidak dibiarkan kosong tanpa penjagaan. Di bawah temaram lampu jalan, sepasang sorot lampu biru yang khas, Blue Light Patrol, memecah kegelapan, menandakan kehadiran negara di tengah istirahat masyarakatnya.
Dipimpin oleh Aiptu Ayyung bersama Brigpol Suyudi, patroli rutin ini bukan sekadar rutinitas berkendara membelah malam. Dimulai sejak pukul 22.30 Wita, kegiatan ini adalah upaya preventif yang dilakukan personel Polsek Sabbangparu untuk memastikan bahwa setiap sudut wilayah hukum mereka tetap berada dalam pelukan rasa aman.
Langkah kaki dan putaran roda petugas menyisir titik-titik krusial yang menjadi urat nadi ekonomi warga. Mulai dari kawasan perbankan yang sunyi, deretan mesin ATM, layanan Brilink yang tersebar, hingga SPBU dan minimarket yang masih terjaga. Objek-objek vital ini menjadi perhatian utama karena kerentanannya di jam-jam rawan.
Namun, esensi dari patroli ini bukan hanya tentang pengawasan fisik. Di sela-sela tugasnya, Aiptu Ayyung dan Brigpol Suyudi tetap mengedepankan sisi humanis kepolisian. Mereka menyempatkan diri berdialog dengan warga dan tokoh setempat yang masih terjaga. Komunikasi dua arah ini menjadi kunci: polisi memberikan imbauan kamtibmas, sementara warga memberikan informasi tentang situasi lingkungan mereka.
“Keamanan bukan hanya milik polisi, tapi tanggung jawab kita bersama,” pesan yang tersirat dalam setiap interaksi petugas malam itu. Warga diingatkan untuk selalu waspada dan tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 jika melihat ada potensi gangguan yang mencurigakan.
Hingga jarum jam terus berputar melewati tengah malam, suasana di Kecamatan Sabbangparu tetap terpantau kondusif. Tidak ada gangguan menonjol yang merusak kedamaian warga. Kehadiran “Patroli Biru” ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Wajo dalam menjaga stabilitas keamanan.
Ketika banyak orang telah terlelap, ada mereka yang memilih terjaga di bawah cahaya biru. Sebab, bagi personel Polsek Sabbangparu, kenyamanan masyarakat saat terbangun di esok pagi adalah muara dari setiap langkah patroli yang mereka jalani di tengah pekatnya malam.
o






