Keterangan Gambar:
SENTUHAN KASIH DI BULAN SUCI: Kapolsek Bola Ipda Annas (dua dari kiri) bersama personel dan pengurus Bhayangkari Ranting Bola saat menyerahkan paket Ramadan kepada warga lansia di Mapolsek Bola, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial “Bhayangkara Peduli” untuk mempererat tali silaturahmi dan menebar keberkahan di tengah masyarakat di bulan suci Ramadan. (Foto: Dokumentasi Polsek Bola Polres Wajo)

Oleh: Sabri
Editor: Alimuddin
WAJO – Langit di atas Kecamatan Bola mulai menyemburat jingga, memantulkan gradasi warna keemasan yang tenang di cakrawala. Di depan gerbang Mapolsek Bola, waktu seolah melambat. Deru mesin kendaraan yang melintas berpadu dengan angin sore yang membawa aroma tanah dan doa-doa yang melangit menjelang berbuka.
Rabu (11/3) sore itu, seragam cokelat kepolisian tak lagi sekadar simbol otoritas, melainkan jembatan ketulusan. Dipimpin oleh Kapolsek Bola, Ipda Annas, bersama sang istri, Ny. Hj. Tenri Akko, para personel dan Ibu-Ibu Bhayangkari berdiri berjejer dengan senyum yang tulus. Di tangan mereka, bungkusan takjil dan paket Ramadan bukan sekadar materi, melainkan wujud syukur atas nikmat Tuhan yang tak terbilang.
Ada keindahan yang mengalir saat tangan-tangan perkasa sang penjaga keamanan menyapa lembut para musafir yang mengejar waktu pulang. “Silakan, Pak, untuk membatalkan puasa di jalan,” ucap mereka lirih, seiring dengan paket hijau dan kuning yang berpindah tangan.
Kehadiran Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.H., bersama Ny. Antita Rosid Ridho, menambah kedalaman makna sore itu. Kehadiran mereka seolah menegaskan bahwa di balik ketegasan tugas negara, ada hati yang selalu bergetar oleh rasa kemanusiaan dan spiritualitas yang tinggi.
“Ini adalah cara kami menjemput keberkahan,” tutur Ipda Annas dengan nada rendah namun penuh keteguhan. “Di bulan yang suci ini, kami ingin memastikan bahwa tak ada jarak antara kami dan masyarakat. Kami ingin setiap pelintas jalan merasakan hangatnya persaudaraan, sehangat teh yang mereka sesap saat azan berkumandang nanti.”
Saat bedug bertalu dari kejauhan, kegiatan pun berlanjut pada momen buka puasa bersama. Di sana, di bawah atap Mapolsek, sinergi itu mengkristal. Bukan sekadar makan bersama, melainkan perayaan atas kebersamaan, sebuah harmoni antara tugas, keluarga, dan pengabdian kepada Sang Pencipta.
Di ujung senja itu, Polsek Bola tidak hanya berbagi makanan, mereka sedang menanam benih kasih yang kelak akan tumbuh menjadi keteduhan bagi seluruh masyarakat Wajo.













