Keterangan Gambar:
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran kepolisian dan anggota Paguyuban Rukun Sentosa dalam kegiatan silaturahmi dan dialog kamtibmas di Warkop Ujung Teras, Kabupaten Soppeng, Rabu (4/11/2026).
(Foto: Dokumentasi Polres Soppeng).
FEATURE PALAPA
Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta
Oleh: Alimuddin
Pemimpin Redaksi Palapa Media Group (PMG)
SUARA PALAPA, SOPPENG – Keamanan tidak selalu harus dibicarakan dalam ruang formal. Terkadang, ia justru tumbuh dari percakapan sederhana, perjumpaan yang akrab, dan kesediaan untuk saling mendengarkan.
Suasana itulah yang terlihat ketika Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat Jawa yang tergabung dalam Paguyuban Rukun Sentosa di Warkop Ujung Teras, Kabupaten Soppeng, Rabu (4/11/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga membuka ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk membicarakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, serta kepatuhan terhadap hukum.
Di tengah suasana kebersamaan itu, Kapolres mengajak seluruh anggota Paguyuban Rukun Sentosa agar turut mengambil bagian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Soppeng.
Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa keamanan bukanlah sesuatu yang dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kepedulian, komunikasi, dan tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap aman dan kehidupan sosial berlangsung harmonis.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas. Imbauan tersebut diharapkan tidak berhenti pada mereka yang hadir, tetapi diteruskan kepada keluarga dan lingkungan masing-masing, terlebih Operasi Patuh Pallawa 2026 masih berlangsung.
Perhatian terhadap keselamatan juga disampaikan melalui imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara dibakar. Selain berpotensi memicu kebakaran, tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan warga dan merusak lingkungan.
Hal lain yang mendapat perhatian ialah aktivitas perdagangan barang bekas. Kepada warga yang berprofesi sebagai pengepul, Kapolres mengingatkan agar lebih teliti sebelum menerima atau membeli barang dari seseorang.
Kejelasan asal-usul dan kepemilikan barang perlu dipastikan. Sikap kehati-hatian tersebut penting untuk menghindari kemungkinan terlibat dalam transaksi barang hasil tindak pidana.
Dalam arahannya, AKBP Hari Budiyanto menekankan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.
“Menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Saya berharap melalui pertemuan ini, kita semakin saling mengenal, membangun komunikasi yang baik, dan memiliki kepedulian bersama terhadap lingkungan. Mari kita patuhi aturan, hindari perbuatan yang berpotensi melanggar hukum, serta jadikan kebersamaan sebagai kekuatan untuk menjaga Kabupaten Soppeng,” tegas Kapolres.
Merawat Kebersamaan, Menjaga Kehidupan
Pertemuan antara Kapolres dan Paguyuban Rukun Sentosa memperlihatkan bahwa hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar komunikasi ketika persoalan muncul.
Kepercayaan perlu dirawat melalui perjumpaan, keterbukaan, dan kesediaan untuk memahami satu sama lain.
Di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang suku, budaya, dan kebiasaan berbeda, kebersamaan menjadi modal sosial yang tidak ternilai. Perbedaan bukan alasan untuk berjarak, melainkan kesempatan untuk saling menghormati dan memperkuat persaudaraan.
Melalui kegiatan tersebut, Kapolres berharap hubungan Polri dengan masyarakat semakin dekat. Dengan komunikasi yang terpelihara, berbagai persoalan keamanan diharapkan dapat dicegah dan diselesaikan melalui kepedulian bersama.
Sebab, pada akhirnya, keamanan bukan semata-mata tentang tidak adanya gangguan. Lebih dari itu, keamanan adalah tentang bagaimana setiap orang dapat menjalani kehidupan dengan tenang, merasa terlindungi, dan memiliki ruang untuk saling menghargai.
Sebuah lingkungan menjadi kuat bukan karena satu pihak merasa paling berkuasa, melainkan karena setiap orang bersedia menjaga satu sama lain. Di situlah kebersamaan menemukan maknanya, dan keamanan tumbuh menjadi tanggung jawab bersama.
PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani
Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.












