Memulihkan Keheningan Soppeng: Saat Ketegasan Menjaga Kedamaian

POLANTAS12 Dilihat

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

ESSAY PALAPA
Refleksi Nurani di Atas Fakta

Oleh: Alimuddin

SUARA PALAPA, SOPPENG — Malam di Bumi Latemmamala semestinya menjadi hamparan waktu bagi ingatan yang beristirahat, ruang tempat doa-doa sunyi dilantunkan, dan saat di mana setiap insan meresapi ketenangan setelah lelah menapaki hari. Namun, getaran bising knalpot tak berstandar sering kali merenggut keheningan itu, melukai hak masyarakat atas rasa aman, nyaman, dan damai.

Menyadari pentingnya merawat harmoni sosial tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng mengayunkan langkah nyata. Pada Kamis malam, 3 September 2026, mulai pukul 21.00 WITA, gelaran Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dilaksanakan di seputaran Kota Watansoppeng. Di bawah komando Kanit Turjawali Satlantas Polres Soppeng, IPDA Fahril Nurdin, S.H., jajaran kepolisian menyisir ruas-ruas jalan utama bukan sekadar sebagai bentuk penegakan hukum, melainkan sebagai penuntun ketertiban dan keselamatan (Kamseltibcarlantas).

Dari patroli preventif hingga penindakan terukur malam itu, sebanyak 31 unit kendaraan roda dua ber-knalpot brong berhasil dihentikan langkahnya. Angka ini bukan sekadar statistik penindakan lalu lintas, melainkan simbol hadirnya negara dalam melindungi ketenteraman warga dari polusi suara yang mengganggu kekhusyukan malam.

Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, menegaskan bahwa langkah ini berakar dari rasa tanggung jawab nurani kemanusiaan. Penertiban knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis bukanlah penindakan yang kaku, melainkan wujud kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Penertiban knalpot yang tidak sesuai spesifikasi bukan semata-mata persoalan penindakan, tetapi merupakan bagian dari upaya kita menjaga ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan bersama. Suara kendaraan yang terlalu bising juga dapat mengganggu masyarakat,” ungkap AKBP Hari Budiyanto dengan ketegasan yang sejuk.

Lebih lanjut, ikhtiar ini adalah bentuk ajakan persaudaraan kepada seluruh elemen warga untuk menyadari bahwa jalan raya adalah milik bersama. Mengendarai kendaraan sesuai standar teknis adalah wujud penghormatan terhadap hak sesama penggunanya. Sebuah pesan humanis dan religius tersirat di dalamnya: merawat keselamatan diri dan menjaga kenyamanan sesama merupakan bagian dari ibadah sosial yang bernilai luhur.

Giat KRYD malam itu berakhir dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Polres Soppeng berkomitmen untuk terus menghadirkan patroli dan pelayanan terukur di wilayah hukumnya. Sebab pada akhirnya, hukum yang bermartabat adalah hukum yang hadir dengan wibawa, menegakkan aturan tanpa kehilangan rasa sayang pada masyarakatnya, demi menjadikan Soppeng senantiasa aman, teduh, dan beradab. (PMG/Syukur Mariorante Katalawala)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *