Ketika Amanah Berpindah, Soppeng Menjaga Harmoni Pengabdian

POLRI40 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kapolres Soppeng lama AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. berjabat tangan dengan Kapolres Soppeng yang baru AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari masing-masing, dalam acara Kenal Pamit di Aula Pertemuan Masyarakat Soppeng, Senin (3/8/2026). Momen tersebut menjadi simbol estafet kepemimpinan, kesinambungan pengabdian, serta komitmen memperkuat sinergi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat demi keamanan Bumi Latemmamala.

FEATURE PALAPA

Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Oleh: Petta Barang

SUARA PALAPA, SOPPENG – Setiap pertemuan pada akhirnya akan bermuara pada perpisahan. Namun, tidak semua perpisahan meninggalkan kehilangan. Ada yang justru menumbuhkan harapan, karena di balik sebuah salam perpisahan selalu tersimpan estafet amanah yang harus diteruskan dengan ketulusan.

Begitulah suasana yang menyelimuti Aula Pertemuan Masyarakat Soppeng, Senin (3/8/2026). Di ruang yang dipenuhi senyum, doa, dan pelukan persaudaraan itu, Kabupaten Soppeng menjadi saksi pergantian tongkat kepemimpinan di Polres Soppeng. AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. berpamitan setelah menuntaskan pengabdiannya, sementara AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. mengawali langkah baru sebagai nahkoda yang akan mengemban amanah menjaga keamanan Bumi Latemmamala.

Di hadapan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga berbagai unsur masyarakat lainnya, prosesi kenal pamit berlangsung lebih dari sekadar seremoni. Ia menjelma menjadi ruang penghormatan terhadap dedikasi, sekaligus peneguhan tekad untuk melanjutkan pengabdian.

Layar kemudian menampilkan perjalanan tugas AKBP Aditya Pradana bersama Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng, Ny. Ageng Aditya. Satu demi satu potret pengabdian berganti di layar: pelayanan kepada masyarakat, inovasi kelembagaan, hingga kebersamaan yang terjalin erat dengan warga. Dokumentasi itu bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi menjadi jejak bahwa kehadiran seorang pemimpin akan selalu dikenang dari manfaat yang ditinggalkannya.

Dalam sambutannya, AKBP Aditya Pradana menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan mengabdi di tanah yang dikenalnya sebagai daerah yang sarat nilai persaudaraan dan budaya siri’ na pacce. Dengan suara yang penuh ketulusan, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, Forkopimda, seluruh pemangku kepentingan, serta masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama mengemban amanah masih terdapat kekurangan dalam tutur kata, sikap, maupun kebijakan.

“Soppeng akan selalu memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidup saya. Di sinilah saya pertama kali dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres. Banyak pelajaran, pengalaman, dan persaudaraan yang saya bawa sebagai bekal dalam perjalanan pengabdian berikutnya,” tuturnya.

Ungkapan itu disambut tepuk tangan yang panjang. Sebab setiap pengabdian yang dijalankan dengan hati akan selalu meninggalkan ruang di hati masyarakat.

Tongkat estafet kemudian berpindah kepada AKBP Hari Budiyanto. Bersama keluarga, ia memperkenalkan diri dengan penuh kesederhanaan. Tidak ada janji yang berlebihan, melainkan komitmen yang lahir dari kesadaran bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada negara, tetapi juga kepada Allah SWT.

“Saya mohon izin menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten Soppeng. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif,” ujarnya.

Ia menegaskan, Polres Soppeng akan terus hadir selama dua puluh empat jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kritik, saran, dan masukan, menurutnya, adalah energi untuk terus berbenah agar institusi Polri semakin dicintai rakyat.

Komitmen itu mendapat sambutan hangat dari Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, ia menyampaikan penghargaan kepada AKBP Aditya Pradana atas dedikasi, sinergi, dan kontribusinya dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.

“Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan kepada Kabupaten Soppeng. Semoga semakin sukses mengemban amanah di tempat tugas yang baru, dan semoga silaturahmi dengan masyarakat Soppeng tetap terjalin,” ujar Bupati.

Kepada AKBP Hari Budiyanto, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang seraya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Polres dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif bagi kemajuan daerah.

Suasana semakin hangat ketika seluruh unsur Forkopimda bergantian memberikan ucapan selamat kepada pejabat lama dan menyambut pejabat baru. Persembahan dari Bhayangkari Cabang Soppeng menghadirkan nuansa haru yang menyentuh, mengingatkan bahwa di balik setiap keberhasilan seorang pemimpin, selalu ada keluarga yang setia mendampingi dalam diam.

Pemberian cenderamata, foto bersama, dan ramah tamah menjadi penutup yang sederhana, tetapi sarat makna. Jabat tangan yang saling menguatkan seolah menegaskan bahwa kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian harus tetap menyala.

Di Bumi Latemmamala, amanah memang berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya. Namun, tujuan tetap sama: menjaga rasa aman, merawat persaudaraan, dan menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Sebab pada akhirnya, jabatan hanyalah persinggahan. Yang akan dikenang sepanjang masa adalah ketulusan dalam mengabdi, keikhlasan dalam melayani, dan jejak kebaikan yang ditinggalkan bagi sesama. Di sanalah kehormatan seorang pemimpin menemukan maknanya, dan di sanalah pula setiap amanah akan kembali dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *