Menjaga Lilin Kedamaian: Ikhtiar Polsek Belawa Memeluk Malam demi Ketenteraman Umat

KAMTIBMAS30 Dilihat

Keterangan Gambar:

MERAJUT KEDEKATAN TANPA SEKAT: Personel Polsek Belawa, Polres Wajo, saat duduk bersama dan berdialog hangat dengan warga di salah satu kedai kelontong “Barokah” di Kelurahan Belawa pada Minggu malam (26/7/2026). Pendekatan humanis ini dilakukan di sela-sela agenda Blue Light Patrol guna mendengar aspirasi warga sekaligus memastikan situasi kamtibmas di lingkungan masyarakat tetap aman, damai, dan kondusif. (Foto: Dok. Humas Polres Wajo)

Oleh: Sabri

WAJO, SUARA PALAPA — Saat sebagian besar hamba-Nya telah bersiap menjemput mimpi dalam keheningan malam, siluet cahaya biru tampak membelah kegelapan di sudut Kabupaten Wajo. Bukan sekadar rutinitas patroli penegak hukum, langkah kaki para personel Polsek Belawa di bawah langit kelam adalah sebuah ikhtiar suci untuk memastikan bahwa kedamaian tetap merajut setiap hembusan napas warganya.

Malam itu, Minggu (26/7/2026), jarum jam telah menunjuk angka 23.30 Wita. Ketika sunyi mulai merayap di Kelurahan Belawa, kedamaian wilayah hukum tersebut tidak dibiarkan berjalan tanpa penjagaan. Di bawah kepemimpinan Kapolsek Belawa, AKP Awal Syarani, SHI, kegiatan bertajuk Blue Light Patrol atau Patroli Biru digelar bukan hanya sebagai langkah preventif, melainkan sebagai wujud nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat yang sedang beristirahat.

Di sebuah kedai sederhana bernamakan “Barokah”, sinergi kemanusiaan itu terlihat begitu hangat. Tanpa sekat pembatas, personel kepolisian duduk bersama warga yang tengah menikmati sisa malam sembari bermain domino. Langkah ini menjadi cerminan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tentang penegakan hukum yang kaku, melainkan tentang merawat jalinan silaturahmi yang menyejukkan hati. Polisi hadir mendengar, mengayomi, dan mengajak segenap warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan sebagai bagian dari rasa syukur atas rasa aman yang dititipkan oleh Yang Maha Kuasa.

“Patroli biru ini dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari. Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif, agar masyarakat dapat beristirahat dengan tenang dan beraktivitas tanpa rasa cemas,” ujar Kapolsek Belawa, AKP Awal Syarani, SHI.

Pendekatan humanis juga ditunjukkan ketika personel patroli menyambangi kelompok remaja yang masih terjaga. Dengan tutur kata yang santun namun tegas, mereka diingatkan untuk menjaga kemurnian masa mudanya. Para remaja diajak untuk menjauhi perilaku anarkis, jeratan minuman keras, hingga penyakit masyarakat seperti judi yang berpotensi menyulut konflik antarkelompok. Di sini, polisi berperan layaknya orang tua yang mengarahkan anak-anaknya agar tidak tersesat dalam pekatnya malam.

Perjalanan berlanjut menyusuri kawasan pertokoan dan deretan kios warga. Di tengah kekhawatiran para pedagang akan aksi pencurian atau pembongkaran tempat usaha pada malam hari, kehadiran sorot lampu biru polisi menjadi oase yang menenangkan. Setiap sudut diperiksa demi memastikan bahwa rezeki yang telah dikumpulkan warga dengan peluh seharian, tetap aman dalam perlindungan.

Ketika tugas malam itu rampung, kedamaian telah mengakar kuat di bumi Belawa. Laporan akhir menunjukkan seluruh wilayah berada dalam keadaan aman dan kondusif. Patroli ini bukan sekadar berakhir saat fajar menyingsing, namun telah meninggalkan jejak mendalam di hati masyarakat, sebuah kepastian bahwa di saat mereka memejamkan mata, ada hati dan raga yang ikhlas berjaga demi seulas kedamaian umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *