Oleh: Sabri
Editor: Masykur Thahir
WAJO — Pagi yang teduh di Lapangan Kantor Bupati Wajo, Selasa (2/6/2026), menjadi saksi bagaimana semangat kebangsaan kembali diteguhkan. Di tengah derap langkah peserta upacara dan kibaran Sang Merah Putih yang mengiringi jalannya prosesi, Pemerintah Kabupaten Wajo memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan penuh khidmat.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang refleksi bersama untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur yang selama puluhan tahun menjadi perekat keberagaman Indonesia.
Upacara dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, personel TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi roh utama Pancasila.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto, S.I.P., membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila bukan hanya warisan sejarah atau sekadar rangkaian kata yang tertulis dalam konstitusi, melainkan jiwa bangsa yang hidup dan terus relevan menghadapi perkembangan zaman.
Pesan tersebut terasa semakin penting di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital yang membawa berbagai tantangan baru. Di satu sisi, kemajuan teknologi membuka ruang yang luas bagi pertumbuhan dan inovasi. Namun di sisi lain, kemajuan itu juga menghadirkan ancaman berupa penyebaran hoaks, disinformasi, intoleransi, hingga masuknya paham-paham yang berpotensi menggerus persatuan bangsa.
Karena itu, nilai-nilai Pancasila dinilai harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dalam ruang pemerintahan, tetapi juga dalam lingkungan keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, hingga ruang digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Turut hadir dalam upacara tersebut Bupati Wajo Andi Rosman, Ketua DPRD Wajo Firmansyah Perkesi, Wakil Bupati Wajo Baso Rahmanuddin, Wakapolres Wajo Kompol Andi Syamsulifu, Ketua Pengadilan Negeri Sengkang Ilham, unsur Kejaksaan Negeri Sengkang, para kepala OPD, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Wajo.
Melalui Kasi Humas Polres Wajo IPTU Kaomi, S.H., Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Rhido, S.I.K., menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ujian sejarah. Oleh sebab itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya hadir dalam kehidupan nyata, tetapi juga berkembang di ruang digital. Perbedaan pandangan yang tidak dikelola dengan bijak dapat dengan mudah memicu perpecahan. Karena itu, masyarakat diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, berkomunikasi, dan bertindak.
Ajakan tersebut sejalan dengan semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia sejak dahulu. Di tengah berbagai dinamika sosial yang terus berkembang, ketiga nilai itu tetap menjadi modal penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan harmoni kehidupan bermasyarakat.
Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Wajo pun berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Namun makna yang ditinggalkannya jauh melampaui prosesi upacara semata. Ia menjadi pengingat bahwa menjaga Pancasila bukan hanya tugas negara atau pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh anak bangsa.
Sebab di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, Indonesia tetap membutuhkan satu pegangan yang mampu menyatukan perbedaan, memperkuat persaudaraan, dan mengarahkan perjalanan bangsa menuju masa depan yang maju, berdaulat, serta berkeadilan. Dan pegangan itu bernama Pancasila.







