Di Bawah Cahaya Biru, Polisi Menjaga Malam Anabanua dengan Hati dan Doa

KAMTIBMAS99 Dilihat

Keterangan Gambar:


Personel Polsek Maniangpajo melaksanakan patroli Blue Light di kawasan Anabanua, Jumat malam (1/5/2026), sebagai upaya menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah aktivitas malam. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)

Penulis: Sabri
Editor: Masykur Thahir

Malam di Anabanua turun perlahan, membasuh jalanan dengan kilau lampu dan riuh yang kian mereda. Di sela denting sendok dari warung kecil dan tawa warga yang masih bertahan di sudut-sudut pasar malam, seberkas cahaya biru berpendar tenang, seolah menjadi tanda bahwa ada yang berjaga ketika sebagian memilih beristirahat.

Jumat (1/5/2026) malam itu, jajaran Polsek Maniangpajo kembali menyusuri jalanan. Patroli Blue Light, atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), bukan sekadar agenda, melainkan ikhtiar sunyi untuk memastikan setiap langkah warga tetap dalam lindungan rasa aman.

Dipimpin Kapolsek Maniangpajo IPTU Haryadi, bersama Aiptu Syamsuddin dan Bripda Asrian Pratama, patroli dimulai sekitar pukul 21.30 Wita. Mereka bergerak dari satu titik ke titik lain permukiman warga, jalan poros yang kerap menjadi arena balap liar, hingga pusat keramaian seperti pasar malam dan pertokoan.

Namun patroli ini bukan hanya soal mengawasi. Di balik seragam dan lampu rotator, ada pendekatan yang lebih manusiawi. Polisi menyapa warga, berbincang dengan penjaga toko, hingga memberi pesan sederhana yang sarat makna: tetap waspada, saling menjaga, dan jangan ragu melapor bila ada tanda-tanda gangguan keamanan.

Di tempat-tempat yang rawan, mereka berhenti sejenak. Berdialog dengan petugas jaga, memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga. Ada rasa tanggung jawab yang tak hanya bersandar pada tugas, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan bahwa menjaga keamanan adalah bagian dari menjaga kehidupan itu sendiri.

“Patroli ini kami lakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga,” ujar IPTU Haryadi.

Malam pun berjalan tanpa riak. Tidak ada kegaduhan, tidak ada gangguan berarti. Hanya suara angin, percakapan pelan warga, dan langkah-langkah petugas yang terus berkeliling, menganyam rasa aman di bawah langit gelap.

Dalam sunyi yang sederhana itu, terselip doa-doa tak terucap. Bahwa setiap rumah tetap tenteram, setiap perjalanan pulang berlangsung selamat, dan setiap warga dapat beristirahat tanpa cemas.

Sebab di balik cahaya biru yang berkelip, ada harapan yang dijaga, bahwa keamanan bukan sekadar kondisi, melainkan amanah yang harus dirawat bersama.

Hingga patroli berakhir, wilayah hukum Polsek Maniangpajo tetap dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Malam pun menutup dirinya dengan damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *