FEATURE NEWS SUARAPALAPA.ID
Di Ujung Waktu yang Mempertemukan Kembali: Selamat Ulang Tahun Hasipah, Sahabat Lama yang Tetap Menjaga Silaturahmi
Ada perjumpaan yang hanya berlangsung sekejap, namun meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan hidup. Ada pula kenangan yang tampak telah tenggelam ditelan waktu, tetapi kembali mengapung ketika Allah SWT membuka jalan melalui takdir-Nya yang indah.
Pada Ahad, 14 Juni 2026, suasana hangat penuh rasa syukur menyelimuti keluarga besar Hasipah Sugianto yang genap berusia 55 tahun. Di hari istimewa itu, ucapan dan doa mengalir dari berbagai penjuru, termasuk dari sahabat-sahabat lama yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sejak masa sekolah.
Bagi Pemimpin Redaksi Palapa Media Group, Alimuddin, nama Hasipah bukanlah nama yang asing. Kenangan tentang perempuan kelahiran Muara Badak, 14 Juni 1971 itu tersimpan rapi dalam lembaran sejarah pendidikan di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Tahun 1987 silam, ketika Alimuddin masih berstatus Guru Tidak Tetap (GTT), ia mengajar Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Muara Badak. Saat itu Hasipah merupakan salah satu siswi kelas II C yang tekun mengikuti pelajaran.
Waktu terus bergerak. Setelah menamatkan pendidikan di SMP Negeri 1 Muara Badak, Hasipah melanjutkan pendidikannya ke SMA Nurul Jadid Muara Badak, sebuah sekolah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama. Takdir kembali mempertemukan guru dan murid itu dalam ruang yang sama. Alimuddin kembali menjadi pengajar Bahasa Inggris, sementara Hasipah melanjutkan proses belajarnya hingga tamat pada tahun 1992.
Setelah lulus SMA, jalan kehidupan membawa Hasipah menuju babak baru. Seperti banyak anak muda lainnya, ia melanjutkan pendidikan dan menapaki kehidupan yang lebih luas di Kota Samarinda. Sementara itu, waktu perlahan menghapus jejak pertemuan mereka dari keseharian.
Namun Allah SWT memiliki cara-Nya sendiri untuk mempertemukan kembali manusia yang pernah saling mengenal.
Sekitar tahun 1993, sebuah pertemuan singkat terjadi di Terminal Badak I, Muara Badak. Saat itu Alimuddin baru turun dari kendaraan penumpang rute Samarinda–Muara Badak. Di tengah kesibukan terminal, Hasipah yang melihat mantan gurunya segera menghampiri.
Dengan penuh hormat, ia mengulurkan tangan untuk bersalaman dan mencium tangan gurunya. Sebuah sikap yang sederhana, tetapi sarat makna tentang adab dan penghormatan kepada orang yang pernah mengajarkan ilmu.
Di sampingnya berdiri sang suami yang berprofesi sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Ketika sang suami bertanya siapa sosok yang disalaminya dengan penuh hormat itu, Hasipah menjawab singkat namun penuh makna.
“Ia guruku, Pak.”
Kalimat sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu dan silaturahmi tidak pernah benar-benar berakhir. Hubungan antara guru dan murid tidak dibatasi oleh ruang kelas, tidak pula terhapus oleh pergantian tahun.
Puluhan tahun kemudian, ketika teknologi dan media sosial menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, jalinan komunikasi yang pernah terputus kembali tersambung. Facebook dan WhatsApp menjadi jembatan yang mempertemukan kembali sahabat-sahabat lama, termasuk mereka yang pernah berbagi bangku sekolah di Muara Badak.
Pada tahun 2022, saat Alimuddin melakukan kunjungan ke Samarinda dalam kapasitasnya sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Soppeng, sebuah reuni kecil pun terjadi. Beberapa teman sekelas Hasipah semasa SMP berkumpul dan bernostalgia, mengenang masa-masa yang pernah mereka lalui bersama.
Hari ini, Hasipah menetap bersama keluarga besarnya di Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. Sementara Alimuddin menjalankan aktivitas jurnalistik dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Jarak ribuan kilometer tidak lagi menjadi penghalang untuk tetap menjaga tali persaudaraan.
Di usianya yang ke-55 tahun, Hasipah tidak hanya merayakan bertambahnya umur, tetapi juga mensyukuri perjalanan panjang kehidupan yang telah dianugerahkan Allah SWT. Sebuah perjalanan yang diwarnai keluarga, persahabatan, pengabdian, serta silaturahmi yang tetap terjaga hingga hari ini.
Atas nama keluarga besar Palapa Media Group, Pemimpin Redaksi Alimuddin bersama seluruh wartawan dan staf redaksi menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Hasipah Sugianto.
“Selamat ulang tahun ke-55 kepada Ibu Hasipah Sugianto. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan umur, kebahagiaan dalam keluarga, kemudahan dalam setiap urusan, serta menjadikan setiap langkah kehidupan selalu berada dalam ridha-Nya. Semoga silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga hingga akhir hayat. Aamiin Ya Rabbal Alamin.”
Di balik usia yang terus bertambah, sesungguhnya yang paling berharga bukanlah angka, melainkan jejak kebaikan yang ditinggalkan dalam kehidupan. Dan di antara jejak itu, silaturahmi yang tetap terpelihara adalah salah satu anugerah terindah dari Allah SWT.






