Keterangan Gambar: Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto saat menjalani pemeriksaan mata yang difasilitasi oleh Polres Soppeng bekerja sama dengan Optik Bhayangkara Jaya di Aula Polres Soppeng, Selasa (3/11/2026). (Foto: Dokumentasi Polres Soppeng)
FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta
Oleh: Alimuddin Pemimpin Redaksi Palapa Media Group (PMG)
SUARA PALAPA, SOPPENG — Penglihatan adalah anugerah terindah yang dititipkan Sang Pencipta bagi manusia untuk meresapi keindahan dunia, menuntun langkah dalam kebaikan, serta menunaikan amanah dengan penuh kesungguhan. Dari sepasang mata yang sehat, lahir ketelitian, kejernihan nurani, dan ketulusan dalam mengabdi kepada sesama.
Kesadaran akan titipan berharga inilah yang mendasari langkah Polres Soppeng menghadirkan secercah kebaikan melalui kegiatan pemeriksaan mata gratis. Bekerja sama dengan Optik Bhayangkara Jaya, Aula Polres Soppeng disulap menjadi ruang kepedulian, tempat di mana kesehatan keluarga besar Polri diperhatikan secara seksama pada Selasa, 3 November 2026.
Kehangatan terasa kian nyata ketika Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. hadir membersamai jalannya kegiatan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Anie Hari Budiyanto. Kehadiran pemimpin di jajaran kepolisian resor ini bukan sekadar peninjauan seremonial, melainkan wujud cinta kasih dan tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap kesehatan fisik maupun mental para personel dan pendamping setianya di rumah.
Sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WITA, suasana aula dipenuhi antusiasme. Sebanyak 117 peserta dengan sabar menanti giliran. Mereka terdiri dari 92 Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), 11 Pegawai Harian Lepas (PHL), 13 anggota Bhayangkari, hingga seorang anggota keluarga. Di balik angka-angka statistik tersebut, tersimpan cerita tentang ikhtiar kecil untuk merawat tubuh yang setiap hari dipertaruhkan demi menjaga keamanan masyarakat.
Dari hasil pemeriksaan medis yang teliti, terungkap beragam kondisi penglihatan para abdi negara ini. Sebanyak delapan orang dianugerahi penglihatan normal, sementara sisanya mendapati kenyataan bahwa mata mereka membutuhkan perhatian lebih: 12 orang mengalami miopia (rabun jauh), 66 orang mengalami presbiopia (penurunan kemampuan melihat dekat akibat faktor usia), seorang mengalami hipermetropia (rabun dekat), serta 30 orang terdeteksi mengalami astigmatisme (mata silinder).
Di sela-sela kegiatan, AKBP Hari Budiyanto menuturkan pandangannya dengan penuh kearifan. Bagi beliau, kesehatan bukanlah sekadar nikmat yang patut disyukuri, tetapi juga modal utama dalam menunaikan ibadah pengabdian kepada masyarakat.
“Personel harus memiliki kepedulian terhadap kondisi kesehatannya sendiri. Jangan mengabaikan gangguan penglihatan, karena kesehatan mata berpengaruh besar terhadap ketelitian, konsentrasi, dan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan. Manfaatkan pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan dan melakukan tindak lanjut apabila diperlukan,” tutur Kapolres dengan nada penuh kelembutan namun tegas.
Beliau juga mengingatkan bahwa merawat kesehatan raga sejatinya adalah bentuk syukur atas karunia Sang Maha Kuasa. Perhatian ini tidak boleh hanya muncul tatkala keluhan mendera, melainkan harus dilembagakan menjadi kebiasaan hidup sehat, baik bagi diri sendiri maupun bagi keluarga tercinta di rumah.
Sebab, pada akhirnya, tubuh yang sehat dan pandangan yang jernih adalah jalan sunyi menuju pelayanan yang tulus. Ketika mata terjaga dari kabut kelelahan, maka nurani pun akan semakin tajam melihat kebaikan, menuntun langkah Polri untuk senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang senantiasa dirahmati Tuhan Yang Maha Esa.
PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani
Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.










