Keterangan Gambar:
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng memotong pita peresmian Gedung UPD dan CT Scan RSUD La Temmamala, disaksikan Wakil Bupati Selle KS Dalle serta jajaran manajemen rumah sakit, Kamis (3/9/2026).
PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani
FEATURE PALAPA
Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta
Oleh: Alimuddin
SUARA PALAPA. SOPPENG — Takdir manusia kerap diuji di selasar rumah sakit. Di sana, antara cemas yang bergulung dan bisik doa yang mengetuk pintu langit, tiap helai napas terasa begitu berharga. Selama berpuluh tahun, masyarakat Bumi Latemmamala kerap harus menempuh perjalanan jauh membelah belah daerah demi secercah harapan: melacak penyakit lewat pemindaian canggih atau mencari sebutir kehidupan dalam kantong darah.
Namun pada Kamis yang teduh, 3 September 2026, takdir itu seolah berbisik penuh welas asih. Di area depan IGD Malaka RSUD La Temmamala, lembar baru pelayanan kesehatan resmi ditorehkan.
Di balik riuh pita merah yang tergunting oleh jemari Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, berdiri sebuah bangunan dua lantai seluas mimpi masyarakatnya. Gedung Unit Pengelolaan Darah (UPD) berdiri kokoh dengan nilai investasi Rp2,9 miliar. Bangunan itu mengusung moto yang bukan sekadar rangkaian kata: “Setetes Darah, Sejuta Harapan.”
Di dalam bangunan dua lantai itu, terdapat 12 ruangan di lantai dasar, mulai dari ruang konseling, pemeriksaan dokter, hingga tempat mengalirnya kasih sayang pendonor melalui selang-selang bening. Di lantai dua, delapan ruangan siap menyokong denyut manajemen yang berdedikasi. Gedung ini hadir bagai pelukan hangat Sang Pencipta, menegaskan bahwa tak ada nyawa yang boleh meredup hanya karena ketiadaan darah.
Rasa kemanusiaan kian kental ketika ruang waktu mengetuk nurani. Di tengah peninjauan, Bupati menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp74 juta kepada ahli waris almarhumah Yusriani, sosok pejuang dari Koperasi Konsumen Ajjappange Bumi Latemmamala Non-ASN RSUD La Temmamala. Sebuah bukti bahwa tak satupun pengabdian yang dilupakan.
Langkah rombongan Bupati yang didampingi Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle kemudian berlanjut menuju fasilitas CT Scan, sebuah investasi kemanusiaan bernilai Rp15 miliar yang disiapkan untuk menyingkap rahasia di balik rasa sakit pasien. Pembangunan ruangannya tak sembarangan; bertembok tebal penahan radiasi yang dikerjakan penuh kehati-hatian demi menjamin keselamatan.
“Dindingnya tidak tembus cahaya dan kedap radiasi, makanya butuh waktu pengerjaan khusus,” ujar Wakil Bupati Selle KS Dalle, membagikan fakta di balik proses panjang lahirnya fasilitas bernilai tinggi tersebut.
Total Rp17,9 miliar dana yang dialokasikan menjadi bukti nyata bahwa anggaran negara adalah milik rakyat yang dikembalikan dalam bentuk pertolongan.
Namun, momen paling berkesan hari itu tercipta ketika mesin pemindai canggih tersebut diuji coba untuk pertama kalinya. Pilihan jatuh kepada Andi Baso Petta Karaeng, seorang jurnalis senior yang juga Anggota Dewan Penasehat SMSI Soppeng. Pria uzur kelahiran 1949 itu berbaring tenang, memasrahkan raganya dipindai oleh gelombang teknologi.
Seketika layar monitor menampilkan keajaiban. Hasil scan kepala sang wartawan senior dinyatakan sangat baik dan normal.
“Hasil scan kepala saya tadi jadi uji coba pertama. Menurut dokter hasilnya cukup baik dan normal, sehingga para pejabat, termasuk Pak Bupati dan Pak Wabup, tercengang. Padahal saya sudah masuk kategori lansia di atas 70 tahun,” kenang Andi Baso dengan senyum mengembang, sebuah pengakuan jujur yang menghangatkan suasana.
Mengamini kualitas teknologi tersebut, Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan RSUD La Temmamala, Amrullah, menyebutkan bahwa perangkat CT Scan modern ini masih bisa ditingkatkan (upgrade) selaras dengan dinamika kebutuhan medis di masa depan.
Kini, warga Soppeng tak perlu lagi melempar pandang dan harapan ke daerah tetangga saat derita melanda. Direktur RSUD La Temmamala dr. Hj. Sitti Mudirisniah, jajaran BPKPPD, Dinas Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga insan pers yang hadir hari itu menjadi saksi sejarah: bahwa di tanah Soppeng, ikhtiar medis dan kasih Tuhan kini menyatu dalam satu atap yang siap menaungi siapa saja yang membutuhkan pertolongan.
PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani












