SMSI Soppeng Menjaga Amanah Jaga Desa

PERS33 Dilihat

Keterangan Gambar:

Pengurus dan anggota SMSI Kabupaten Soppeng mengikuti rapat pleno di Sekretariat SMSI Soppeng, Watansoppeng, Kamis (20/8/2026). (Foto: Dok. Humas SMSI Kab. Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA

Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Alimuddin

Pemred Palapa Media Group

SUARA PALAPA, SOPPENG — Di sebuah ruang sederhana di Watansoppeng, percakapan tentang desa mengalir di antara cangkir kopi, berkas-berkas organisasi, dan wajah-wajah yang datang membawa tanggung jawab. Tidak ada gemuruh panggung. Hanya suara-suara yang sedang mencari jalan agar sebuah amanah tidak berhenti sebagai kata-kata.

Kamis (20/8/2026), Sekretariat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Soppeng menjadi ruang pertemuan para pengurus, anggota, dan Dewan Penasehat. Mereka duduk bersama dalam rapat pleno yang dipimpin Ketua SMSI Kabupaten Soppeng, FAS Rachmat Kami, S.Sos.

Agenda rapat bukan sekadar urusan administrasi organisasi. Di dalamnya terdapat evaluasi, tindak lanjut keputusan, serta pembicaraan mengenai kerja sama yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat desa.

Salah satu perhatian utama adalah MoU antara SMSI Pusat dan Kejaksaan Agung RI tentang program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Bagi SMSI Soppeng, kerja sama tersebut bukan semata sebuah dokumen kelembagaan. Ia dipandang sebagai ruang untuk memperkuat peran media dalam menghadirkan informasi yang sehat, edukatif, dan konstruktif bagi masyarakat desa.

Sebab, desa bukan hanya sekumpulan rumah di antara sawah dan kebun. Desa adalah tempat sebagian besar harapan rakyat ditanam. Di sanalah dana pembangunan berubah menjadi jalan, jembatan, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, dan berbagai ikhtiar untuk memperbaiki kehidupan masyarakat.

Karena itu, setiap kebijakan yang menyentuh desa membutuhkan pengawasan yang sehat. Media pun memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi tentang pembangunan tidak berhenti pada seremonial, tetapi sampai kepada pengetahuan publik yang terang dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rapat pleno juga membahas evaluasi tindak lanjut hasil Rapat Kerja I SMSI Kabupaten Soppeng yang dilaksanakan pada 2 Februari 2026 di Akkaluppereng Kajoe, Desa Sering, Kecamatan Donri-donri.

Evaluasi menjadi penting karena organisasi yang sehat bukan organisasi yang hanya pandai menyusun program, melainkan organisasi yang berani bertanya kepada dirinya sendiri: sejauh mana keputusan telah dijalankan, apa yang masih tertinggal, dan apa yang harus diperbaiki.

Di tengah dinamika itu, kehadiran Dewan Penasehat, pengurus, dan anggota SMSI Kabupaten Soppeng memperlihatkan satu hal sederhana: organisasi dibangun bukan hanya dengan struktur, tetapi juga dengan kebersamaan dan kesediaan untuk mendengar.

Ada kalanya sebuah rapat tampak biasa saja. Namun dari ruang-ruang sederhana seperti itulah arah sebuah organisasi ditentukan.

Di sana, kata media tidak semestinya hanya berarti berita. Ia adalah amanah untuk menyampaikan fakta dengan jernih, memberi ruang kepada suara masyarakat, sekaligus menjaga agar kekuasaan dan kebijakan tetap berada dalam cahaya kepentingan publik.

Program Jaga Desa pun pada akhirnya bukan hanya tentang kerja sama antara dua institusi. Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa desa membutuhkan ekosistem yang saling menguatkan: pemerintah yang bekerja dengan benar, aparat penegak hukum yang hadir secara proporsional, masyarakat yang sadar hak dan kewajibannya, serta media yang menjalankan fungsi kontrol dengan etika.

Sebab pembangunan yang baik bukan hanya tentang apa yang berhasil dibangun, tetapi juga tentang bagaimana amanah itu dijaga.

Dan dari sebuah meja rapat di Watansoppeng, pesan itu kembali menemukan maknanya: bahwa setiap ikhtiar untuk desa pada hakikatnya adalah ikhtiar untuk manusia.

Barangkali itulah sebabnya amanah selalu membutuhkan penjagaan. Sebab ketika kepercayaan telah diberikan, pertanggungjawabannya bukan hanya kepada manusia, tetapi kelak kepada Allah SWT.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *