Menjaga Tertib di Tengah Antrean BBM, Polisi Keera Turun Mengawasi

POLRI16 Dilihat

Keterangan Gambar:

Personel Polsek Keera melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada pihak SPBU agar pengisian BBM berlangsung tertib serta tidak menimbulkan antrean panjang yang mengganggu arus lalu lintas, Senin (31/8/2026). (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

ESSAY PALAPA

Refleksi Nurani di Atas Fakta

Oleh: Sabri
Editor: Alimuddin

SUARA PALAPA, WAJO — Di sebuah SPBU, antrean bukan sekadar deretan kendaraan yang menunggu giliran. Di sana ada kebutuhan, ada waktu yang dipertaruhkan, dan ada hak pengguna jalan lain yang tetap harus dijaga. Karena itu, ketika antrean mulai berpotensi memanjang, ketertiban menjadi bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.

Pemandangan semacam itulah yang menjadi perhatian Kapolsek Keera AKP Johari bersama personel Polsek Keera saat melakukan pemantauan di salah satu SPBU di Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Senin (31/8/2026).

Kehadiran polisi bukan untuk mengusik aktivitas pelayanan, melainkan memastikan pengisian bahan bakar minyak (BBM) berjalan tertib dan tidak berkembang menjadi persoalan baru di ruang publik. Sebab, kelancaran pelayanan di satu tempat tidak boleh mengorbankan kelancaran lalu lintas di sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Keera menyampaikan imbauan kepada pihak pengelola SPBU agar proses pengisian BBM dilaksanakan sesuai ketentuan. Pengisian secara berulang terhadap kendaraan yang sama diminta untuk tidak dilakukan, demikian pula pelayanan pengisian tanpa menggunakan barcode atau QR Code sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Pengisian BBM agar dilaksanakan secara tertib dan sesuai ketentuan. Tidak ada pengisian secara berulang serta tidak melayani pengisian tanpa menggunakan barcode, guna mengantisipasi terjadinya antrean panjang dan kepadatan arus lalu lintas,” ujar AKP Johari.

Imbauan tersebut sederhana, tetapi menyentuh persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Antrean yang tidak terkendali dapat merambat ke badan jalan, mempersempit ruang gerak kendaraan, bahkan mengganggu pengguna jalan lainnya.

Karena itu, personel Polsek Keera tidak berhenti pada penyampaian imbauan. Pemantauan juga dilakukan di sekitar SPBU untuk memastikan aktivitas pengisian berlangsung aman dan tertib serta tidak mengganggu arus lalu lintas.

Di balik seragam dan kewenangan yang melekat pada seorang anggota kepolisian, terdapat tugas yang lebih luas: menjaga agar ruang bersama tetap menjadi tempat yang aman bagi semua.

Pelayanan BBM pun pada akhirnya bukan hanya soal kendaraan yang terisi dan transaksi yang selesai. Ada kepentingan masyarakat yang lebih besar, tentang keteraturan, keadilan dalam mendapatkan pelayanan, dan penghormatan terhadap hak pengguna jalan lainnya.

Polsek Keera menyatakan akan terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pihak SPBU guna memastikan pelayanan BBM berjalan tertib. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kecamatan Keera.

Sebab, ketertiban tidak selalu lahir dari aturan yang keras. Kadang ia tumbuh dari kesediaan setiap orang untuk mengambil secukupnya, menunggu dengan sabar, dan menghormati hak orang lain.

Di tengah kebutuhan yang mendesak dan antrean yang panjang, pesan itu terasa sederhana: jangan sampai keinginan untuk segera terpenuhi membuat kita lupa bahwa jalan raya adalah milik bersama.

Dan ketika ketertiban dijaga bersama, pelayanan menjadi lebih manusiawi. Di sanalah hukum menemukan wajahnya yang paling teduh, bukan sekadar mengatur, tetapi menjaga kemaslahatan.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *