Ketika Merah Putih Melangitkan Doa Kemerdekaan di Bumi Latemmamala

SOPPENG118 Dilihat

Keterangan Gambar:

Jajaran Forkopimda Kabupaten Soppeng bersama jajaran mengibarkan bendera kecil Merah Putih penuh kehangatan dengan latar Masjid Agung Agung Darussalam usai Upacara Kemerdekaan RI ke-81 di Lapangan Gasis, Soppeng. (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Chemank Farel

SUARA PALAPA, SOPPENG — Angin pagi di bumi Soppeng berembus membawa ketenangan. Di atas tanah Lapangan Gasis, Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, ribuan pasang mata menatap lurus ke langit yang membiru. Di latar belakang, kubah megah Masjid Agung berdiri kokoh, seolah menjadi saksi bisu bahwa kemerdekaan yang dirayakan hari ini, Senin, 17 Agustus 2026, tak pernah lepas dari rahmat dan ridho Sang Maha Kuasa.

Tepat pukul 10.00 WITA, derap langkah presisi 64 pemuda-pemudi Paskibraka Kabupaten Soppeng memecah keheningan. Didampingi empat pengapit dari unsur TNI dan Polri, gerak jemari mereka membawa Duplikat Sang Merah Putih naik secara perlahan. Pada setiap senti kain yang membumbung, terpanjat doa tulus akan tema nasional yang diusung: “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., berdiri khidmat sebagai Inspektur Upacara, didampingi Pasiter Kodim 1423 Soppeng, Kapten Arhanut Sukarno Halim selaku Komandan Upacara. Di antara barisan kehormatan, tampak hadir Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol Sudarmin, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda. Mereka berdiri bahu-membahu bersama deretan personel TNI-Polri, petugas Lapas, Satpol PP, Damkar, Dishub, ASN, hingga para pelajar dan Pramuka Kwartir Cabang Soppeng. Semua menyatu tanpa batas, terikat satu napas perjuangan.

Suasana semakin mengharu biru ketika lantunan suara dari grup Obade pelajar Kabupaten Soppeng mengalun merdu. Mengibarkan bendera-bendera kecil di genggaman, raut wajah para pejabat daerah dan masyarakat melebur dalam sukacita. Senyum merekah, persaudaraan menghangat di bawah naungan panji Merah Putih.

Di balik ketertiban dan kedamaian yang terasa sepanjang acara, ada ketulusan menjaga. Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, menegaskan bahwa kemerdekaan sejatinya adalah ladang ibadah dan pengabdian.

“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali menguatkan rasa persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan,” tutur AKBP Hari Budiyanto lembut.

Ia menyadari, menjaga rasa aman bagi warga yang bersuka ria adalah bagian dari amanah ilahi yang diemban institusinya.

“Semoga semangat kemerdekaan ini tidak berhenti pada momentum 17 Agustus, tetapi terus menjadi energi bagi kita semua untuk bekerja, mengabdi, dan membangun daerah dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya penuh harap.

Ketika serangkaian acara usai dan helatan pengamanan berakhir aman serta tertib, Merah Putih tetap berkibar di dada setiap insan yang hadir. Di tanah Latemmamala hari ini, kemerdekaan tidak sekadar dikenang sebagai sejarah, melainkan dihayati sebagai rasa syukur yang mendalam kepada Sang Pencipta—mengingatkan bahwa selama hati nurani terus merawat persatuan, bumi Soppeng akan selalu dinaungi kedamaian dan keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *