Menjaga Napas Bumi Soppeng dari Bara Api dan Kelalaian Manusia

SOPPENG5 Dilihat

Keterangan Gambar: Tim gabungan Polres Soppeng dan instansi terkait bersiaga di kawasan hutan saat menangani kebakaran lahan di Soppeng, Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

TAJUK RENCANA PALAPA Suara Resmi Redaksi

Ketika asap kembali membumbung mengoyak langit Soppeng, kita kembali diingatkan betapa rapuhnya garis batas antara kearifan menjaga alam dan kelalaian yang merusaknya. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menyala pada Rabu (9/9/2026) bukan sekadar tumpukan angka dalam laporan kebencanaan. Ia adalah ujian bagi hati nurani kita bersama, sebuah pengingat bahwa bumi yang kita pijak adalah titipan Ilahi yang menuntut pertanggungjawaban.

Di tengah vegetasi yang mengering dan ancaman jilatan api yang kian meluas, langkah gigih para petugas kembali terdengar. Personel Polres Soppeng bersama tim gabungan di bawah komando Kepala Dinas Kehutanan bergerak menyusuri titik-titik rawan. Tanpa lelah, mereka memadamkan sisa-sisa bara dan mengawal garis pertahanan agar api tak melalap lebih banyak kehidupan. Dedikasi ini menyiratkan pesan mendalam: menjaga kelestarian alam adalah bentuk ibadah dan kemanusiaan yang nyata.

Komitmen kepolisian di bawah pimpinan Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., yang bergerak cepat dan berkelanjutan patut kita apresiasi. Langkah tanggap ini memperlihatkan bahwa perlindungan terhadap ruang hidup masyarakat adalah prioritas utama yang tak boleh ditawar.

Redaksi Palapa memandang, ketangguhan para petugas di lapangan tidak akan pernah cukup jika tidak diimbangi dengan kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat. Api sering kali menyala dari spark kelalaian yang kecil, namun dampaknya sanggup merenggut masa depan. Oleh karena itu, sinergi antara aparat dan warga bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan moral.

Mari kita tingkatkan kewaspadaan, menjauhi segala tindakan yang berpotensi memicu kebakaran, serta tidak ragu melapor sekecil apa pun titik api yang terlihat. Memelihara bumi Soppeng adalah tugas suci kita bersama. Sebab pada akhirnya, ketika kita menjaga alam dengan ketulusan nurani, alam pun akan menjaga kita dengan keberkahan dan ketenangan.

PALAPA MEDIA GROUP Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *