Pisah Sambut Kapolres, Menjaga Estafet Pengabdian untuk Negeri

POLRI164 Dilihat

Keterangan Gambar:

Undangan resmi Polres Soppeng mengenai pelaksanaan acara pisah sambut Kapolres Soppeng yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, di Gedung Serbaguna Lapatau Watansoppeng. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Soppeng, AKP Husain.

Oleh: Alimuddin
Pemred Palapa Media Group

SUARA PALAPA, SOPPENG – Setiap perjumpaan memiliki awal, dan setiap amanah selalu mengenal waktu untuk berganti tangan. Namun, pengabdian sejati tidak pernah benar-benar berakhir. Ia hanya berpindah, melanjutkan jejak yang telah ditorehkan, sebagaimana matahari yang tenggelam untuk memberi ruang bagi fajar berikutnya.

Suasana itulah yang kini menyelimuti Kabupaten Soppeng. Sebuah undangan resmi dari Kepolisian Resor Soppeng beredar di berbagai kalangan sebagai penanda akan berlangsungnya prosesi pisah sambut Kapolres Soppeng, sebuah tradisi kelembagaan yang sarat makna, penghormatan, dan kesinambungan pengabdian kepada masyarakat.

Berdasarkan surat bernomor B/Und-248/VII/HUM.1.1./2026, tertanggal 30 Juli 2026, jajaran Polres Soppeng mengundang para pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, dan unsur mitra kepolisian untuk menghadiri rangkaian acara pisah sambut pejabat Kapolres Soppeng.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 19.30 WITA seusai salat Isya, bertempat di Gedung Serbaguna Lapatau, Watansoppeng.

Undangan itu merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/340/VII/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026 tentang pengukuhan, pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga profesionalisme sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rangkaian mutasi tersebut, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang telah mengemban amanah sebagai Kapolres Soppeng selama beberapa waktu, mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Kepindahan itu menjadi penanda berakhirnya satu babak pengabdian di Bumi Latemmamala, sekaligus awal dari amanah baru di wilayah tugas yang berbeda.

Dikonfirmasi mengenai beredarnya undangan tersebut, Kasi Humas Polres Soppeng, AKP Husain, membenarkan bahwa kegiatan pisah sambut akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Menurutnya, acara tersebut menjadi momentum penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru sebagai bagian dari tradisi institusi Polri yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, loyalitas, dan kesinambungan pengabdian.

Pisah sambut bukan sekadar pergantian nama di kursi kepemimpinan. Ia adalah ruang silaturahmi yang mempertemukan rasa syukur, penghormatan, dan harapan. Di sana tersimpan ucapan terima kasih kepada mereka yang telah mengabdikan tenaga dan pikiran, sekaligus doa agar pemimpin berikutnya mampu mengemban amanah dengan kebijaksanaan dan keikhlasan.

Dalam pandangan kehidupan, jabatan hanyalah titipan yang akan kembali kepada pemilik sejatinya, yakni Allah SWT. Yang akan tetap dikenang bukanlah lamanya seseorang memimpin, melainkan seberapa besar manfaat yang telah ia tinggalkan bagi sesama.

Di bumi Latemmamala, estafet kepemimpinan itu diharapkan terus menghadirkan suasana yang teduh; memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketenteraman.

Karena pada akhirnya, setiap pemimpin akan meninggalkan ruang tugasnya. Namun dedikasi, keteladanan, dan jejak kebaikan akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat, menjadi doa yang terus mengalir, bahkan ketika nama telah berganti dan waktu terus berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *