Perkuat Peran Generasi Muda sebagai Mitra Polri, Sat Binmas Polres Soppeng Latih Krida Tibmas Saka Bhayangkara

POLRI106 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kasat Binmas Polres Soppeng, IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si. (kanan, mengenakan pakaian seragam tactical Polri), sedang memberikan arahan langsung kepada anggota Pramuka Saka Bhayangkara (kiri, berseragam Pramuka lengkap dengan baret) di halaman Mapolres Soppeng. Di latar belakang, terlihat anggota Saka Bhayangkara lainnya berdiri rapi mengikuti sesi praktik pelatihan Krida Tibmas. (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng).

Oleh: Petta Barang
Editor: Alimuddin

SOPPENG — Dalam upaya strategis memperkuat pilar keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari hulu, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng melaksanakan pembinaan intensif terhadap generasi muda melalui pelatihan rutin Krida Tindakan Masyarakat (Tibmas) bagi Pramuka Satuan Karya (Saka) Bhayangkara Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Soppeng.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/04/2026), dipusatkan di halaman Mapolres Soppeng, Jl. Latenri Bali, Watansoppeng, dan dilanjutkan dengan sesi praktis di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kesadaran hukum, dan kepedulian sosial sejak dini.

Hadir sebagai pemateri utama, Kasat Binmas Polres Soppeng, IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Saka Bhayangkara. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya peran aktif pemuda sebagai garda terdepan di lingkungan mereka masing-masing.

“Pelatihan ini dirancang agar anggota Saka Bhayangkara tidak hanya menguasai teori, tetapi memiliki keterampilan praktis untuk menjadi mitra Polri yang andal. Kami ingin mereka mampu bertindak cepat dan tepat dalam menjaga ketertiban masyarakat serta menjadi teladan bagi rekan sebaya,” tegas IPTU Andri Hermansyah.

Materi pelatihan Krida Tibmas meliputi berbagai simulasi, mulai dari penggunaan kentongan dengan sandi ketukan khusus untuk komunikasi Pos Kamling, seperti penanda kondisi aman, patroli, aksi pencurian, hingga kebakaran, hingga praktik bela diri menggunakan tongkat T (Borgol Polri) sebagai alat pertahanan dan penyerangan yang terukur.

Tidak berhenti pada aspek teknis, para peserta juga dibekali pemahaman mendalam mengenai tata cara penanganan permasalahan di lingkungan sosial. Ini mencakup prosedur pelaporan yang benar kepada pihak kepolisian serta pendekatan penyelesaian masalah melalui jalur musyawarah mufakat.

Menutup rangkaian pembinaan, peserta mendapatkan materi Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Alam (P2BA) di Kantor Damkar Soppeng. Materi ini disampaikan oleh tim Damkar Kabupaten Soppeng, menunjukkan sinergi kuat antar-instansi dalam meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda menghadapi potensi bencana.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyambut positif kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang bagi terciptanya kamtibmas yang kondusif.

“Melalui pembinaan karakter yang disiplin dan penuh kepedulian seperti di Saka Bhayangkara, kita sedang mencetak generasi pelopor. Mereka adalah mitra strategis Polri yang akan memastikan lingkungan yang aman di masa depan,” pungkas AKBP Aditya Pradana.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, ditandai dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang bersemangat menyerap setiap materi pelatihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *