Membangun Kesadaran Kolektif, Sat Binmas Polres Soppeng Hadirkan Rasa Aman Lewat Dialog Humanis

POLRI118 Dilihat

Keterangan Gambar:

SINERGI POLISI DAN WARGA: Kasat Binmas Polres Soppeng, IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., bersama personel Sat Binmas memberikan imbauan Kamtibmas secara langsung kepada sekelompok warga di kawasan Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Senin (20/4). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan memperkuat kemitraan antara Polri dan warga guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

Oleh: Syamsuddin Andy

SOPPENG – Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukanlah sebuah kondisi yang datang dengan sendirinya, melainkan sebuah hasil dari ikhtiar bersama antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen warga. Menyadari hal tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Soppeng terus konsisten merajut kedekatan dengan masyarakat guna memastikan stabilitas keamanan di Bumi Latemmamala tetap terjaga.

Pada Senin pagi (20/04/2026), suasana di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, tampak berbeda. Personel Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Soppeng yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas, IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., turun langsung menyapa warga di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Kalino Watansoppeng. Tanpa sekat, mereka berdialog, mendengar aspirasi, sekaligus menyisipkan pesan-pesan edukasi tentang pentingnya menjaga ketertiban lingkungan.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah bentuk nyata dari fungsi preventif. Menurutnya, pencegahan kejahatan jauh lebih utama dibandingkan penindakan hukum.

“Kami ingin menanamkan prinsip bahwa setiap warga negara adalah ‘Polisi bagi dirinya sendiri’. Artinya, kesadaran untuk mematuhi aturan dan menjaga keamanan harus tumbuh dari hati sanubari masing-masing individu,” ujar AKBP Aditya Pradana.

Dalam kegiatan tersebut, IPTU Andri Hermansyah bersama jajaran staf Binmas tidak hanya memberikan imbauan formal, namun juga mengedukasi masyarakat mengenai layanan Call Center 110. Layanan ini menjadi jembatan respons cepat bagi warga yang memerlukan kehadiran polisi dalam situasi darurat maupun gangguan Kamtibmas lainnya.

Langkah jemput bola ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memperkuat sinergi antara polisi dan masyarakat. Dengan dialog yang humanis, Polres Soppeng berupaya menghapus stigma kaku kepolisian, menjadikannya sahabat bagi warga yang siap mengayomi kapan saja.

“Kami akan terus hadir di setiap sudut aktivitas warga. Bukan sekadar menjalankan tugas, namun sebagai bagian dari pengabdian untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat Soppeng,” pungkas Kasat Binmas dalam sela-sela kegiatannya.

Melalui konsistensi pembinaan dan penyuluhan ini, Polres Soppeng optimis bahwa kolaborasi aktif masyarakat akan menjadi fondasi utama dalam menciptakan situasi wilayah yang kondusif, sehingga roda ekonomi dan aktivitas sosial warga dapat berjalan tanpa gangguan sedikitpun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *