Di Bawah Langit Pagi Donri-Donri, Polisi Menyemai Disiplin dan Harapan di Hati Generasi Muda

POLRI14 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kapolsek Donri-Donri IPTU Amat Yani, S.IP bersama jajaran guru dan staf SMPN 1 Donri-Donri serta personel Polri berfoto bersama usai pelaksanaan upacara bendera, Senin (27/4/2026). Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut menjadi wujud pembinaan karakter disiplin serta penguatan kesadaran kamtibmas di lingkungan sekolah. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

Penulis: Hasanuddin Tinco
Editor: Alimuddin

Pagi itu, langit di Dusun Amessangeng seolah merunduk teduh, menyambut langkah-langkah kecil penuh harap dari para pelajar SMPN 1 Donri-Donri. Barisan rapi seragam putih biru berdiri tegak, sementara embun yang belum sepenuhnya pergi masih menggantung di dedaunan, menjadi saksi sunyi sebuah pertemuan antara harapan dan tanggung jawab.

Di tengah khidmat upacara bendera, sosok Kapolsek Donri-Donri IPTU Amat Yani, S.IP berdiri sebagai pembina. Bukan sekadar memimpin prosesi seremonial, kehadirannya membawa pesan yang lebih dalam, tentang disiplin, tentang masa depan, dan tentang keamanan yang harus dijaga bersama sejak dini.

Didampingi Bhabinkamtibmas Desa Pising, Bripka Muh. Qadri, langkah Polri pagi itu terasa begitu dekat dengan dunia pendidikan. Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Yang ada hanyalah upaya tulus merangkul generasi muda agar tumbuh dalam nilai-nilai kebaikan.

Dalam amanatnya, IPTU Amat Yani berbicara dengan nada yang tegas namun hangat, seperti seorang ayah yang mengingatkan anak-anaknya. Ia menanamkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama dalam menapaki jalan ilmu. Baginya, sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang suci untuk membentuk karakter.

“Adik-adik adalah masa depan bangsa. Jagalah disiplin, hormati guru, dan hindari hal-hal yang dapat merusak masa depan,” pesannya, yang mengalir pelan namun membekas.

Suasana menjadi hening. Kata-kata itu seolah menyelinap ke dalam relung hati para siswa, mengajak mereka merenung, sekaligus membangun tekad.

Di tempat terpisah, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K memberikan apresiasi atas langkah tersebut. Ia menilai, kehadiran Polri di tengah dunia pendidikan bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pembina moral dan sahabat bagi generasi muda.

Menurutnya, edukasi sejak dini tentang kesadaran hukum dan pentingnya menjaga kamtibmas adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Polres Soppeng, kata dia, akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, membimbing dan mengarahkan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Upacara pun berakhir, namun maknanya tinggal lama. Tawa mulai pecah dalam sesi foto bersama, sebuah potret sederhana yang menyimpan pesan besar tentang sinergi antara sekolah dan kepolisian.

Di bawah warna-warni dinding sekolah dan kibaran bendera merah putih, hari itu bukan sekadar rutinitas Senin pagi. Ia menjelma menjadi ruang perjumpaan nilai, tempat di mana disiplin ditanamkan, harapan disemai, dan masa depan perlahan dibentuk, dengan kehadiran Polri sebagai penjaga, pembimbing, dan penguat langkah generasi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *