Keterangan Gambar:
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana memberikan pembekalan kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Lamappapoleonro Tahun 2026 di Kampus Unipol, Kabupaten Soppeng, Kamis (12/3/2026). Sebanyak 356 mahasiswa mengikuti pembekalan tersebut sebelum melaksanakan pengabdian di berbagai desa di wilayah Soppeng dan Wajo. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)
Penulis: Alimuddin
Mahasiswa, Desa, dan Amanah
SOPPENG — Pagi itu ruang aula kampus di Jalan Salotungo dipenuhi wajah-wajah muda yang penuh harapan. Ratusan mahasiswa duduk rapi, sebagian menatap ke depan dengan serius, sebagian mencatat dengan tekun.
Mereka sedang bersiap menapaki satu fase penting dalam perjalanan akademik mereka: turun ke desa untuk mengabdi kepada masyarakat.
Di depan ruangan, sebuah spanduk besar terbentang: Pembekalan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Lamappapoleonro Tahun 2026.
Namun pagi itu bukan sekadar kegiatan pembekalan biasa.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. hadir langsung memberikan pesan kepada para mahasiswa di Kampus Unipol, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Kamis (12/3/2026).
Sebanyak 356 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di berbagai desa di Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Wajo mulai 6 April hingga 7 Juni 2026.
Di hadapan para mahasiswa, Kapolres berbicara tentang sesuatu yang lebih dalam dari sekadar program akademik: tentang tanggung jawab sosial dan nilai pengabdian.
Menurutnya, mahasiswa bukan hanya membawa ilmu pengetahuan dari kampus, tetapi juga membawa harapan masyarakat akan perubahan yang lebih baik.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Saat kalian berada di tengah masyarakat, jadilah penyejuk. Jadilah mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Kapolres.
Pesan itu membuat ruangan sejenak terasa sunyi.
Sebab desa bukan hanya tempat menjalankan program kerja KKN. Desa adalah ruang kehidupan yang penuh cerita—tentang harapan, tentang kebersamaan, dan tentang masa depan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut Kapolres didampingi Kasat Intelkam Polres Soppeng AKP Ahmad dan Kasi Humas Polres Soppeng AKP Husain.
AKP Ahmad mengingatkan para mahasiswa agar peka terhadap dinamika sosial yang berkembang di masyarakat serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengan aparat keamanan maupun tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu AKP Husain menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi di era digital, agar mahasiswa tidak ikut menyebarkan kabar yang belum tentu kebenarannya.
Dalam kesempatan tersebut juga disosialisasikan Call Center 110, layanan kepolisian yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan cepat.
Kegiatan pembekalan berlangsung hingga menjelang siang dalam suasana tertib dan penuh antusias.
Namun bagi para mahasiswa, pertemuan itu meninggalkan pesan yang lebih dalam.
Bahwa perjalanan KKN bukan sekadar tugas akademik.
Ia adalah perjalanan pengabdian.
Dan di desa-desa tempat mereka akan mengabdi nanti, ilmu yang mereka bawa akan menemukan maknanya, ketika mampu memberi manfaat bagi masyarakat.













