Keterangan Foto:
Kapolres Wajo menyampaikan sambutan saat peresmian Masjid Al-Hasbi Polsek Majauleng yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, disaksikan unsur pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat setempat. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)

Laporan: Sabri
Editor: Alimuddin
WAJO — Senja belum sepenuhnya turun ketika lantunan ayat suci menggema lembut di pelataran Masjid Al‑Hasbi. Di antara hamparan karpet merah dan kursi-kursi yang tersusun rapi, ratusan jamaah duduk khidmat, menanti detik bersejarah: peresmian rumah ibadah yang diharapkan menjadi pelita rohani bagi masyarakat dan aparat penegak hukum.
Pada Jumat (27/2/2026) pukul 16.00 Wita, Kapolres Wajo Muhammad Rosid Ridho meresmikan masjid tersebut, disaksikan Wakil Bupati Wajo Baso Rahmanuddin, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sekitar 200 jamaah. Prosesi berlangsung hingga menjelang waktu berbuka, berpadu dengan suasana Ramadan yang syahdu.
Jejak Iman di Lingkungan Pengabdian
Peresmian ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kapolres. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kehadiran masjid di lingkungan kepolisian bukan sekadar fasilitas ibadah, melainkan simbol kedekatan antara aparat dan masyarakat.
“Masjid ini terbuka untuk semua. Kami ingin kantor polisi bukan hanya tempat pelayanan hukum, tetapi juga ruang silaturahmi dan pembinaan keimanan,” ungkapnya.
Menurutnya, keamanan sejati lahir bukan hanya dari penegakan aturan, tetapi dari hati yang tertuntun nilai moral dan spiritual.
Harmoni Pemimpin dan Umat
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Waka Polres Wajo Andi Syamsulifu, Ketua Komisi IV DPRD Wajo A. D. Mayang, Anggota Komisi II DPRD Wajo Asri Jaya A. Latief, Camat Majauleng Andi Parawangsa, Danramil 1406-05/Majauleng Asriadi, Kapolsek Majauleng Baso Hasbi, serta perwakilan PT Energy Equity Epic Sengkang dan berbagai unsur masyarakat.
Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi lintas institusi, pemerintah, TNI-Polri, dan warga, yang menyatu dalam suasana religius penuh kehangatan.
Ramadan: Jembatan Hati
Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, pembacaan Al-Qur’an, kultum, laporan panitia pembangunan, sambutan, hingga doa bersama. Ketika adzan Magrib berkumandang, jamaah berbuka dalam kebersamaan, lalu melanjutkan shalat berjamaah di dalam masjid yang baru diresmikan.
Di momen itulah makna Ramadan terasa nyata: bukan hanya menahan lapar, tetapi menumbuhkan empati, mempererat ukhuwah, dan meneguhkan niat berbuat baik.
Simbol Kedamaian dan Harapan
Peresmian ini menandai langkah baru bagi Polsek Majauleng dan Polres Wajo dalam menghadirkan pendekatan humanis dan spiritual sebagai fondasi menjaga keamanan wilayah. Masjid di tengah kompleks kepolisian menjadi lambang bahwa penegakan hukum dan nilai ketakwaan dapat berjalan beriringan.
Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan, sebuah potret harmoni yang menunjukkan bahwa ketika iman menjadi landasan, persatuan tumbuh tanpa sekat.










