Putra Mario Tembus Semifinal Sidrap Timur Cup 2026

OLAHRAGA & SENI16 Dilihat

ILUSTRASI

FEATURE PALAPA
Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Sanusi Muda
Reporter Palapa Media Group (PMG)

SUARA PALAPA, SIDRAP – Perjalanan sebuah tim sepak bola tidak selalu diukur dari berapa banyak gol yang tercipta atau seberapa tinggi posisi yang berhasil diraih. Di balik setiap pertandingan, ada semangat kebersamaan, ketekunan, dan kecintaan terhadap olahraga yang terus menyatukan para pemain.

Semangat itulah yang diperlihatkan Putra Mario All Star dalam Turnamen Sidrap Timur Cup 2026. Tim yang berlaga pada kategori usia 40 tahun tersebut berhasil memastikan tempat di babak semifinal setelah melewati persaingan di fase grup.

Turnamen yang berlangsung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sejak September 2026 ini diikuti 24 klub. Putra Mario All Star tergabung dalam Grup B bersama Maspul Selection Enrekang dan All Star Bonbar Bone.

Dari persaingan di grup tersebut, Putra Mario berhasil keluar sebagai juara grup dan melangkah ke babak berikutnya.

Sementara itu, Grup A dihuni Sidrap Timur, Tunas Muda Cappakala Pinrang, dan All Star IID Makassar. Persaingan antarklub berlangsung sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memberikan ruang bagi para pemain untuk tetap aktif dalam dunia sepak bola.

Berdasarkan jadwal yang disampaikan, Putra Mario All Star akan menghadapi Old Star Sidrap pada babak semifinal, Sabtu, 7 November 2026.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga semangat sportivitas di tengah persaingan.

Kiprah Kelompok Usia Dini

Tidak hanya pada kategori usia 40 tahun, SSB Putra Mario juga menunjukkan perhatian terhadap pembinaan sepak bola sejak usia dini.

Dalam turnamen kelompok usia dini yang berlangsung pada Oktober 2026 di Lapangan Beppalu, Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, SSB Putra Mario menurunkan dua tim.

Tim A berhasil mencapai partai puncak dan mengakhiri kompetisi sebagai juara kedua. Sebuah capaian yang patut diapresiasi, terutama dalam proses pembinaan pemain muda.

Pada kompetisi lainnya, tim SSB Putra Mario juga berhasil menembus babak delapan besar. Namun, langkah mereka harus terhenti setelah kalah tipis 0-1 dari Sewo Junior.

Hasil tersebut tentu menjadi bagian dari perjalanan pembelajaran bagi para pemain muda. Sebab, dalam pembinaan olahraga, kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengalaman bertanding, kedisiplinan, dan keberanian menghadapi lawan juga merupakan bekal penting untuk masa depan.

Sportivitas Tetap Menjadi Pegangan

Di tengah perjalanan turnamen, pertandingan Putra Mario di Lapangan Sepak Bola Tonasa sempat diwarnai persoalan terkait keputusan wasit.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, pertandingan tersebut berlangsung hingga adu penalti, tetapi belum dapat diselesaikan karena muncul keberatan dari pihak Putra Mario terhadap salah satu keputusan wasit yang dinilai merugikan tim.

Persoalan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional. Setiap keberatan terhadap keputusan pertandingan semestinya disampaikan melalui mekanisme yang tersedia, sehingga dapat diklarifikasi berdasarkan fakta dan ketentuan pertandingan.

Sebab, sepak bola bukan semata-mata tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Di dalamnya terdapat nilai kejujuran, penghormatan terhadap aturan, dan tanggung jawab bersama untuk menjaga kehormatan olahraga.

Kini, perhatian Putra Mario All Star tertuju pada pertandingan semifinal. Sebuah kesempatan untuk kembali memperlihatkan bahwa usia bukan penghalang bagi seseorang untuk tetap berkarya, bergerak, dan menjaga persaudaraan melalui olahraga.

Pada akhirnya, lapangan sepak bola mengajarkan sesuatu yang sederhana, tetapi bermakna: kemenangan memang layak diperjuangkan, namun kehormatan jauh lebih penting untuk dipertahankan.

Karena ketika peluit panjang mengakhiri pertandingan, skor akan tercatat dalam sejarah. Namun, sikap sportif, persaudaraan, dan ketulusan menghargai sesama akan tinggal lebih lama dalam ingatan manusia.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *