Keterangan Gambar:
Ribuan pelajar memenuhi tribun Lapangan Gasis Soppeng saat menyaksikan Turnamen Futsal POLAR IMPS Unhas antar SMA/MA se-Kabupaten Soppeng, Senin (27/7/2026). Pengamanan yang dilakukan personel Polres Soppeng memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga semangat sportivitas dan persaudaraan antarpelajar tetap terjaga.(Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)
Oleh: Petta Barang
SOPPENG, SUARA PALAPA — Menjelang senja yang perlahan menyelimuti Lapangan Gasis Soppeng, riuh tepuk tangan para pelajar berpadu dengan semangat yang membumbung dari tribun. Seragam putih para siswi, yel-yel para suporter, dan langkah-langkah para atlet muda menghadirkan pemandangan yang bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan perayaan persaudaraan yang tumbuh di atas lapangan.
Di tengah denyut kompetisi itulah, kehadiran personel Polres Soppeng menjadi penjaga ketenangan. Mereka berdiri tanpa mengambil sorotan, namun memastikan setiap detik pertandingan berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh rasa nyaman.
Personel Polres Soppeng melaksanakan pengamanan Turnamen Futsal POLAR IMPS Unhas antar SMA/MA se-Kabupaten Soppeng yang berlangsung di Lapangan Gasis, Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Senin (27/7/2026).
Pengamanan dimulai sejak pukul 16.00 Wita berdasarkan Surat Perintah Kapolres Soppeng Nomor: Sprin/461/VII/PAM.3/2026, dengan Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, S.M.Hk bertindak sebagai Wakil Koordinator Pengamanan. Kehadiran aparat bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menghadirkan rasa tenteram agar semangat sportivitas dapat tumbuh tanpa gangguan.
Turnamen yang digagas oleh IMPS Unhas Soppeng ini diikuti 21 tim dari berbagai SMA/MA di Kabupaten Soppeng. Selama tujuh hari, lapangan futsal menjadi ruang belajar yang berbeda. Di sana para pelajar belajar menerima kemenangan dengan rendah hati, menghadapi kekalahan dengan lapang dada, serta membangun persahabatan yang melampaui warna seragam sekolah.
Olahraga pada akhirnya bukan hanya soal mencetak gol. Ia adalah jalan mendidik karakter, menanamkan disiplin, menguatkan kebersamaan, sekaligus mengajarkan bahwa setiap ikhtiar harus dibingkai dengan kejujuran dan saling menghormati. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, tangguh, dan berakhlak.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, suporter, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen.
“Polres Soppeng berkomitmen memberikan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat agar berlangsung aman dan tertib. Kami mengajak seluruh peserta, suporter, dan masyarakat untuk terus menjaga sportivitas, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama turnamen berlangsung,” ujarnya.
Berkat sinergi panitia, peserta, suporter, dan aparat keamanan, seluruh rangkaian pertandingan pada hari pertama berjalan aman, lancar, tertib, dan kondusif. Tidak hanya menyisakan skor di papan pertandingan, tetapi juga menghadirkan pelajaran bahwa keamanan adalah hasil dari kebersamaan, sedangkan sportivitas adalah kemenangan yang nilainya jauh lebih abadi daripada sekadar trofi.
Sebab, ketika semangat kompetisi berjalan seiring dengan kedamaian, sesungguhnya yang sedang dibangun bukan hanya prestasi olahraga, melainkan peradaban yang menghargai sesama. Di sanalah doa para orang tua, harapan para guru, dan ikhtiar para penegak keamanan bertemu, mengiringi langkah generasi muda menuju masa depan yang lebih bermartabat.

