Keterangan Gambar: Layanan SIM Keliling Polres Wajo saat menyapa masyarakat di pasar, beroperasi dekat dengan aktivitas warga, dengan kehadiran petugas yang humanis. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)
ESSAY PALAPA Nurani Redaksi di Atas Fakta
Oleh: Sabri
SUARA PALAPA, WAJO – Empat tahun lamanya, keheningan menyelimuti. Roda pelayanan SIM Keliling Polres Wajo terdiam. Namun, bagai embun pagi yang kembali menyejukkan, kini hadir kabar gembira. Sebuah anugerah bagi masyarakat Kabupaten Wajo. Layanan jemput bola yang dirindukan itu kini siap menyapa kembali di lima pasar sentral.
Sesuai rencana, genderang pelayanan ini mulai bertabuh pada Senin, 2 November 2026. Dengan niat tulus berkhidmat, Polres Wajo, melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), mengayunkan langkah mendekat ke pusat denyut nadi kehidupan masyarakat: pasar-pasar tradisional.
Kasat Lantas Polres Wajo, IPTU Aprinando, mewakili Kapolres AKBP Douglas Mahendrajaya, menegaskan komitmen ini. “Pelayanan SIM Keliling akan kami mulai di Pasar Attapangnge, Kecamatan Majauleng, pada Senin esok,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.
Jejak langkah pelayanan ini tak berhenti di satu titik. Esoknya, Selasa (3/11), giliran Pasar Belawa di Kecamatan Belawa yang disapa. Di tengah pekan, Rabu (4/11), layanan beralih ke Pasar Siwa, Kecamatan Pitumpanua. Memasuki akhir pekan, Kamis (5/11) berlokasi di Pasar Lajokka, Kecamatan Tanasitolo, dan sebagai penutup rangkaian di minggu ini, Jumat (6/11) di Pasar Doping, Kecamatan Penrang.
Petugas bersiap melayani sejak matahari mulai beranjak tinggi, pukul 08.30 WITA, hingga tugas mulia ini selesai.
Harapan IPTU Aprinando begitu jernih: kembalinya layanan ini bukanlah sekadar rutinitas administratif. Ia adalah jembatan yang mendekatkan kepolisian dengan masyarakat, khususnya dalam urusan perpanjangan SIM. Warga tak lagi perlu bersusah payah mengayunkan langkah menempuh perjalanan jauh menuju Kantor Satlantas di Kota Sengkang.
Rukman Nawawi, seorang tokoh masyarakat yang juga Ketua Departemen Kajian & Litbang PWI Pusat, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Langkah Polres Wajo ini, menurutnya, adalah wujud nyata pelayanan publik yang mendekatkan diri. Warga terbebas dari jerat waktu dan biaya perjalanan, hanya untuk mendapatkan secarik izin mengemudi.
“Ini benar-benar kabar gembira yang menggetarkan hati. Kami sambut dengan suka cita,” ungkap Rukman Nawawi. “Hadirnya SIM Keliling ini sangat membantu, terutama bagi saudara-saudara kami yang tinggal jauh dari hiruk-pikuk Kota Sengkang.”
Pandangan Rukman tajam. Ia menilai, pelayanan jemput bola seperti ini tak sekadar soal kemudahan administrasi. Ia adalah simbol, wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Sebuah kehadiran yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau—sebuah sentuhan humanis yang tak ternilai harganya.
Penantian panjang selama empat tahun kini tuntas. Beroperasinya kembali SIM Keliling, mulai Senin esok, bagai angin segar yang meluruhkan kerinduan. Sebuah harapan yang melekat erat di hati: agar program mulia ini terus berlanjut, menyebarkan manfaat di setiap sudut, di setiap kecamatan di Kabupaten Wajo.
PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani.
Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.






