Polres Soppeng Gelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Dana Desa untuk Pemerintahan yang Transparan

EDITORIAL22 Dilihat

Keterangan Gambar: Suasana bimbingan teknis pengelolaan dana desa yang dipimpin oleh jajaran Polres Soppeng bersama aparat desa di Aula Kantor Desa Panincong. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

EDITORIAL PALAPA Suara Nurani Redaksi

SUARA PALAPA, SOPPENG — Di bawah naungan langit Soppeng yang tenang, bumi tidak sekadar membentangkan tanah dan pepohonan, melainkan juga menyimpan harapan-harapan kecil dari warga desa yang mendambakan kesejahteraan. Harapan tersebut berpijak pada sebuah ikhtiar bersama, di mana Polres Soppeng terus konsisten mengawal serta mendorong pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa agar senantiasa transparan, tepat sasaran, dan berorientasi murni pada kepentingan masyarakat.

Semangat kebaikan ini mengalir dalam kegiatan Bimbingan Teknis Prioritas Pemanfaatan Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa bagi aparatur pemerintahan desa se-Kecamatan Donri-donri dan Kecamatan Marioriawa, yang dihelat pada Jumat, 6 November 2026.

Berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WITA di Aula Kantor Desa Panincong, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, forum penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Soppeng IPTU Firman, S.H., M.H., didampingi Kanit Tipidkor Sat Reskrim IPDA Udiyanto, S.H. Kehadiran para kepala desa beserta perangkat dari kedua kecamatan tersebut mencerminkan tekad kolektif untuk merajut tata kelola pemerintahan yang amanah.

Dalam pemaparan materinya, IPTU Firman menuturkan bahwa setiap rupiah yang dialirkan ke desa membawa titipan doa dan hajat hidup orang banyak. Oleh karena itu, penting untuk memastikan setiap penggunaan Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa benar-benar menemukan muaranya yang tepat, yakni menghadirkan manfaat nyata di tengah warga. Perencanaan hingga eksekusi anggaran dituntut untuk berjalan cermat, penuh tanggung jawab, agar setiap jengkal pembangunan menjelma menjadi jawaban atas kebutuhan riil di lapangan.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., dalam pesan moral dan arahannya menegaskan bahwa mengelola anggaran desa bukanlah sekadar menggugurkan kewajiban administratif di atas kertas, melainkan sebuah amanah suci yang kelak dipertanggungjawabkan di hadapan sesama manusia dan Sang Pencipta.

“Setiap anggaran yang dikelola pemerintah desa harus memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat. Gunakan sesuai prioritas dan ketentuan yang berlaku, serta kedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Jangan sampai anggaran yang seharusnya menjadi instrumen pembangunan justru menimbulkan persoalan hukum akibat pengelolaan yang tidak sesuai aturan,” tegas Kapolres.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa ketundukan pada regulasi adalah wujud kecintaan kita pada ketertiban dan kedamaian sosial. Melalui bimbingan teknis ini, diharapkan para pelayan masyarakat di tingkat desa kian cakap merawat nurani kepatuhan, sekaligus menutup celah sekecil apa pun dari potensi penyimpangan.

Ikhtiar ini bermuara pada satu asa: terbangunnya jembatan batin dan kesamaan langkah antara aparat penegak hukum dan pemerintah desa. Bersama-sama, mereka merajut tatanan keuangan desa yang tertib, berkeadilan, dan berakar pada kesejahteraan umat.

Menjelang siang tepat pukul 12.00 WITA, rangkaian kegiatan pencerahan tersebut purna dengan damai, meninggalkan kehangatan di ruang pertemuan yang kondusif.

Sebab, pada akhirnya, setiap lembar anggaran yang dijaga dengan kejujuran adalah tetesan embun yang menumbuhkan keadilan. Desa yang makmur bukan lahir dari megahnya bangunan fisik semata, melainkan dari ketulusan hati para pemimpinnya yang merawat amanah dengan nurani yang terjaga.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *