Jejak Damai di Rumah Allah: Kapolsek Lalabata Ingatkan Bahaya Narkoba dan Karhutla

POLRI81 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, S.H., M.H., saat memberikan imbauan Kamtibmas terkait pencegahan bahaya narkoba dan Karhutla kepada jemaah usai Salat Jumat di Masjid At Taufiq, Desa Maccile, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Jumat (6/11/2026). (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng) 

FEATURE PALAPA

Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Hasanuddin Tinco

SUARA PALAPA, SOPPENG – Di bawah naungan kubah masjid yang menyejukkan jiwa, derap langkah pengabdian kerap menemukan bentuknya yang paling tulus. Ketika hari Jumat yang penuh barokah menyapa bumi Soppeng, derap itu hadir bukan sekadar membawa tugas institusi, melainkan membawa uluran tangan persaudaraan. Bertempat di Masjid At Taufiq, Desa Maccile, Kecamatan Lalabata, jajaran Kepolisian Sektor Lalabata kembali merajut silaturahmi melalui program Jumat Keliling yang sarat akan makna kemanusiaan.

Seusai menunaikan ibadah Salat Jumat berjamAAh, di hadapan para jemaah yang khusyuk menyimak, Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli, S.H., M.H., berdiri membawa pesan-pesan kedamaian. Di ruang ibadah yang suci ini, dialog antara aparat dan warga melebur dalam balutan nilai sipakatau, saling memanusiakan. Suasana mengalir perlahan, menyentuh kesadaran nurani bahwa menjaga keamanan kampung halaman adalah bentuk ikhtiar bersama yang bernilai ibadah.

Dalam imbauannya, Kapolsek mengingatkan tentang ancaman nyata yang mengintai masa depan generasi bangsa, yakni penyalahgunaan narkotika. Barang haram tersebut bukan hanya merusak raga, tetapi juga meruntuhkan martabat keluarga dan tatanan sosial. Tak hanya itu, di tengah musim yang menuntut kewaspadaan tinggi, pesan preventif juga diarahkan pada bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Warga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sebuah tindakan keliru yang dapat menghancurkan ekosistem alam serta menebar derita bagi kesehatan sesama.

Langkah humanis ini merupakan pengejawantahan dari komitmen pimpinan kepolisian di daerah. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat melalui pendekatan rohani dan dialog terbuka adalah wujud nyata kemitraan yang sejati.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Diperlukan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan seperti Jumat Keliling, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka, mendengarkan aspirasi warga, sekaligus mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” ungkap Kapolres Soppeng menegaskan arah kebijakan lembaganya.

Sinergi yang terbangun di atas mimbar keimanan ini menyadarkan kita bahwa keamanan bukan sekadar tegaknya hukum, tetapi tentang seberapa kuat hati kita terpanggil untuk saling menjaga. Sebab, setiap jengkal tanah yang kita pijak dan setiap generasi yang kita besarkan adalah amanah titipan Sang Pencipta yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Ketika mimbar masjid bukan hanya tempat mengalirkan syiar keimanan, melainkan juga benteng pertahanan moral penjaga keselamatan sesama. Sebab, merawat bumi dan melindungi generasi dari kehancuran adalah cerminan dari iman yang hidup di dalam dada, bahwa kedamaian sejati hanya akan tercipta manakala nurani dan kepedulian berpadu dalam satu irama.

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)

Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani Fakta Diberitakan.

Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *