Menuntun Nurani Generasi: Polres Wajo Bisikkan Etika AI di SMAN 7 Wajo

PENDIDIKAN39 Dilihat

Keterangan Gambar:

Sejumlah siswa SMAN 7 Wajo menyimak pemaparan materi edukasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Bagian SDM Polres Wajo di Laboratorium Komputer SMAN 7 Wajo, Rabu (19/8/2026). (Foto: Dok. Humas Polres Wajo)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

ESSAY PALAPA
Refleksi Nurani di Atas Fakta

SUARA PALAPA, WAJO — Fajar baru saja menyingsing di Bumi Lamaddukelleng ketika derap langkah dan niat mulia berpadu di Laboratorium Komputer SMA Negeri 7 Wajo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Rabu pagi (19/8/2026), sekitar pukul 08.00 WITA, jemari anak-anak bangsa yang penuh harapan berkumpul bukan sekadar untuk menyentuh papan ketik, melainkan untuk menyemaikan akal dan nurani di tengah derasnya arus zaman.

Di era di mana algoritma kerap mendikte realitas dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) merambah hingga ke celah-celah kehidupan, Polres Wajo hadir membawa pencerahan. Melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), institusi Bhayangkara ini mewujudkan kepedulian nyata melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi pemahaman AI bagi para siswa-siswi. Ini bukan sekadar menjalankan tugas formalitas, melainkan pengejawantahan dari komitmen Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2026 (Kegiatan 9, Indikator 9.1 dan 9.2)—sebuah ikhtiar menanamkan kebaikan dan moralitas di atas fondasi teknologi.

Kehadiran jajaran Polres Wajo yang dipimpin oleh para perwira dan personel dedikatif, Ipda Rosalmono, S.H., M.AP., Ipda Andi Syahdan, S.H., Ipda Achmad Asry Munasir, S.H., M.H., Bripka Andi Ilham, S.H., Brigpol Ashar, S.H., Bripda Fajar, S.H., hingga Bripda Baso Anugrah H., S.H., disambut hangat oleh Kepala SMAN 7 Wajo, H. Aminuddin B., S.Pd., M.M., bersama 50 siswa-siswi terpilih. Suasana hangat dan berwibawa menyelimuti ruangan, menciptakan ruang dialog antara pengayom masyarakat dan para calon pemimpin masa depan.

Dalam pemaparan materi, tim trainer tidak hanya mengajarkan kehebatan teknis dari kecerdasan buatan, melainkan menekankan pentingnya adab dan kebijaksanaan. Sebab, kecerdasan tanpa nurani ibarat kapal tanpa kemudi di tengah badai. Edukasi ini ditujukan agar para generasi muda mampu memanfaatkan AI secara bijak, tepat, dan penuh rasa tanggung jawab kepada Tuhan dan sesama.

Secara terpisah, Kabag SDM Polres Wajo, AKP Agussalim, S.H., M.H., menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hakikat kemanusiaan. Menurutnya, kepesatan teknologi adalah sunnatullah perubahan zaman yang harus disambut dengan kesiapan jiwa dan kebeningan pikiran.

“AI hanyalah alat bantu yang diciptakan untuk mempermudah ikhtiar manusia dalam menuntut ilmu. Namun, ia tidak pernah memiliki jiwa dan etika. Oleh karena itu, para pelajar harus menjadi tuan atas teknologi, bukan hamba dari algoritma,” tutur AKP Agussalim penuh ketegasan dan kehangatan.

Beliau juga menitipkan pesan moral agar para siswa senantiasa memelihara daya kritis dan tabayyun (verifikasi). Di tengah derasnya arus informasi palsu dan kecerdasan artifisial yang mampu merekayasa fakta, kejujuran serta ketelitian adalah keutamaan yang harus digenggam erat. Informasi tidak boleh ditelan mentah-mentah, melainkan disaring melalui timbangan etika dan kebenaran.

Rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Senyum kebanggaan terpancar saat para peserta menerima sertifikat penghargaan, sebuah simbol bahwa mereka kini bukan lagi sekadar pengguna teknologi, melainkan penjaga etika digital di lingkungannya.

Ketika kegiatan berakhir dalam suasana yang aman, damai, dan penuh kehangatan, ada benih kebaikan yang telah tertanam. Polres Wajo telah membuktikan bahwa tugas kepolisian tak hanya menjaga ketertiban fisik, melainkan juga menuntun jiwa-jiwa muda agar tetap berpijak pada nilai-nilai keimanan, kejujuran, dan kemanusiaan di era serba digital. Sebab pada akhirnya, sebaik-baiknya kecerdasan buatan, tetaplah akal dan nurani pemberian Sang Pencipta yang menjadi penerang jalan hidup manusia. (PMG/Sabri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *