Cahaya Biru Pengabdi: Saat Polsek Gilireng Menjaga Kedamaian Malam

KAMTIBMAS118 Dilihat

Keterangan Gambar:

Personel Polsek Gilireng, Brigpol Eldhy A. Akbar, berdiri siaga di tengah hangatnya aktivitas warga malam hari di Kecamatan Gilireng. (Foto: Dok. Humas Polres Wajo)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG)
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA
Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

SUARA PALAPA, WAJO — Ketika malam pelan-pelan menyelimuti pelosok Kecamatan Gilireng, deru sunyi mulai menggantikan keriuhan siang. Namun di tengah keheningan yang merayap, ada nyala asa yang tak pernah padam. Cahaya biru dari armada kepolisian kembali membelah kegelapan, sebuah pertanda bahwa pengabdian tak mengenal kata lelap, dan doa-doa keselamatan tengah diikhtiarkan.

Jumat (21/8/2026) menjelang pukul 21.30 Wita, langkah-langkah kesiapsiagaan itu dimulai. Di bawah naungan langit Wajo yang tenang, personel Polsek Gilireng, Brigpol Eldhy A. Akbar, menyusuri jalanan desa, sudut-sudut keramaian, hingga titik-titik rawan yang kerap sunyi dari sentuhan hangat ketenteraman. Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli biru malam itu bukan sekadar rutinitas dinas, melainkan wujud cinta dan dedikasi kepada sesama hamba Allah.

Semburat lampu biru yang memantul di dinding toko dan deretan pemukiman menjadi ketenangan tersendiri bagi warga yang tengah beristirahat. Kehadiran seragam cokelat di tengah gelap adalah pesan tanpa kata: bahwa mereka tidak sendiri, bahwa ada pelindung yang siap menjaga lelapnya tidur anak-anak negeri.

Kapolsek Gilireng, AKP Bachri, S.H., menegaskan bahwa setiap ketukan langkah patroli ini adalah ikhtiar preventif yang bernilai ibadah. Menjaga keamanan masyarakat merupakan amanah kemanusiaan yang harus ditunaikan dengan tulus.

“Kegiatan KRYD ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama di tempat-tempat keramaian dan titik yang dianggap rawan,” tutur AKP Bachri lembut namun penuh ketegasan.

Bagi Bachri, ketenteraman bukanlah sesuatu yang hadir secara kebetulan, melainkan hasil dari rajutan silaturahmi dan kepedulian bersama antara polisi dan warga.
Kehadiran Polri di lapangan adalah ikhtiar untuk menghadirkan rasa aman sekaligus mengetuk pintu hati masyarakat agar saling menjaga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tertib lingkungan. Apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Malam kian larut, dan patroli pun usai dengan catatan indah: wilayah Kecamatan Gilireng terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada riak yang merusak kedamaian; yang tertinggal hanyalah jejak-jejak pengabdian yang tulus.

Polsek Gilireng berjanji akan terus hadir di setiap hela napas malam warga. Sebab bagi mereka, menjaga keamanan bukan sekadar tugas profesi, melainkan jalan pengabdian untuk memastikan bahwa setiap insan di Gilireng d apat terbangun esok hari dengan senyum, harapan, dan rasa syukur yang utuh. (PMG/Sabri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *