Menepis Sunyi di Mihrab Mengabdi: Ketika Seragam Cokelat Bersujud Pasrah

BINROHTAL9 Dilihat

Keterangan Gambar:

MEMBASUH JIWA DALAM KEKHUSYUKAN – Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, dan ASN Polres Soppeng, tampak khusyuk menyimak lantunan ayat suci dan ceramah agama saat menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Al-Aqso 2003 Polres Soppeng, Kamis (23/7/2026). Momentum ini menjadi sarana penguatan integritas, moralitas, dan spiritualitas personel guna mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng)

Oleh: Alimuddin

Catatan Spiritual Personel Polres Soppeng Membasuh Jiwa di Masjid Al-Aqso 2003

SOPPENG, SUARA PALAPA — Ketika terik perlahan bergeser dan deru kehidupan pelayanan kepolisian menuntut keteguhan yang tak putus, segenap abdi negara di bawah payung Kepolisian Resor (Polres) Soppeng memilih sejenak menepi. Mereka melangkah, melepas penat duniawi, menyusuri pelataran Masjid Al-Aqso 2003 Polres Soppeng. Pada Kamis pagi yang bening, 23 Juli 2026, sebuah ruang hening tercipta—bukan untuk melarikan diri dari tugas, melainkan untuk menjemput kembali hakikat pengabdian yang sejati.

Di bawah kubah masjid yang teduh, sekat-sekat pangkat seolah luruh menjadi debu. Para Pejabat Utama, mulai dari Kabag, Kasat, jajaran perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) duduk bersila membentuk shaf-shaf kesetaraan. Tak ada lagi sekat komando, yang ada hanyalah sekumpulan hamba yang merunduk takzim, menengadahkan tangan berpasrah diri demi meneguhkan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang telah menjadi oase rutin kehidupan mereka.

Suasana berganti syahdu saat bait demi bait Surah Yasin mulai dilantunkan secara berjamaah. Gemuruh zikir dan untaian shalawat mengalun lembut, memantul di dinding-dinding masjid, menciptakan getaran spiritual yang merayap halus ke dalam sanubari setiap personel.

Dalam hening itu, Ustaz Arizal Akbar, S.Pd.I., tegak berdiri membawa pesan-pesan langit. Lewat tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa setiap peluru, seragam, dan kewenangan yang melekat kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Sang Khalik, sehingga menjaga kesucian niat dalam bertugas adalah harga mati.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang duduk membaur di tengah jajarannya, menatap sendu penuh ketegasan nurani. Baginya, kegiatan Binrohtal ini bukan sekadar rutinitas formalitas yang terjadwal di kalender kerja, melainkan sebuah ikhtiar mendalam untuk merawat komitmen kemanusiaan di dalam tubuh Korps Bhayangkara.

“Melalui kegiatan Binrohtal ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang menghunjam dalam ke dalam seluruh personel. Mental dan spiritual yang kokoh adalah jangkar utama kami. Tanpa fondasi spiritual yang baik, profesionalisme akan kehilangan ruhnya. Kami ingin bertugas bukan hanya dengan kekuatan fisik dan aturan hukum, tetapi dengan kejujuran, kejernihan nurani, dan penuh rasa tanggung jawab,” tutur AKBP Aditya Pradana dengan intonasi yang dalam.

Ia melanjutkan bahwa sentuhan rohani inilah yang menjadi bekal paling berharga saat para personel berhadapan langsung dengan riak dan dinamika di lapangan. Ketika kejenuhan melanda atau amarah memuncak menghadapi tantangan tugas, ingatan akan sujud di hamparan sajadah ini diharapkan mampu meredam ego. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak lagi terasa kaku, melainkan lahir dari empati yang tulus, wajah kepolisian yang humanis, serta senantiasa menjaga marwah institusi Polri di hati rakyat.

Rangkaian ibadah itu akhirnya purna dalam suasana yang aman, tertib, dan menyisakan kedamaian yang mendalam. Ketika langkah kaki para personel kembali meninggalkan masjid untuk melanjutkan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, ada binar yang berbeda di tatapan mata mereka. Langkah mereka kini tak sekadar dipacu oleh perintah kedinasan, namun dituntun oleh panggilan suci yang merawat manusia dengan memuliakan Sang Pencipta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *