Menyapa Malam di Lalabata, Polisi Hadir Menjaga Rasa Aman Warga

KAMTIBMAS62 Dilihat

Keterangan Gambar:

Personel Polres Soppeng saat melaksanakan patroli gabungan malam hari dan memberikan himbauan kamtibmas kepada warga di salah satu warung kopi di wilayah Kecamatan Lalabata, Jumat (10/4/2026). (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

Penulis: Idris

Malam di Lalabata berdenyut pelan. Di sudut-sudut warung kopi, obrolan hangat warga mengalir sederhana, ditemani secangkir kopi dan canda ringan. Namun di balik ketenangan itu, ada langkah-langkah pasti yang berkeliling, hadir tanpa gaduh, memastikan malam tetap bersahabat bagi siapa saja.

Jumat malam, 10 April 2026, sekitar pukul 21.05 WITA, jajaran Polres Soppeng menggelar patroli gabungan piket fungsi. Bukan sekadar rutinitas, patroli ini menjadi wajah nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, menjaga, menyapa, sekaligus mengingatkan.

Di Warkop FirsN, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, suasana santai sejenak beralih hangat ketika personel kepolisian datang. Mereka tak hanya memantau, tetapi duduk, berbincang, dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan bahasa yang membumi. Ada senyum, ada sapaan, ada rasa aman yang perlahan tumbuh.

Langkah patroli kemudian berlanjut ke Jalan Malaka Raya, Kelurahan Lapajung. Di sana, himbauan serupa kembali disampaikan, mengajak warga untuk tetap waspada, menjaga lingkungan, dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Polisi juga mengenalkan layanan Call Center Polri 110, sebagai jembatan cepat antara keresahan warga dan tindakan aparat.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pamapta) ini berlangsung hingga pukul 22.30 WITA. Malam tetap berjalan seperti biasa, namun dengan satu hal yang berbeda: rasa aman yang semakin terasa nyata.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar tugas, melainkan komitmen.

“Ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin warga merasa aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga kamtibmas, serta tidak ragu melapor melalui layanan 110 jika menemukan potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Di balik seragam dan langkah tegas itu, tersimpan harapan sederhana, agar malam-malam di Soppeng tetap damai, agar warga dapat beristirahat tanpa cemas, dan agar kebersamaan antara polisi dan masyarakat terus terjalin erat.

Sebab pada akhirnya, keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan harmoni yang dibangun bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *