Meniti Jejak Transparansi: Kala Anggaran Menjadi Amanah di Aula Sandi

POLRI32 Dilihat

Keterangan Gambar:

KOMITMEN DI ATAS KERTAS: Seorang personel jajaran Polres Wajo membubuhkan tanda tangan di atas dokumen Rencana Distribusi Anggaran (Rendisgar) TA 2026, disaksikan langsung oleh Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K. dan jajaran PJU di Aula Sandi. Momen ini menandai dimulainya komitmen pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel di lingkup Polres Wajo.


Laporan: Sabri


WAJO – Pagi itu, Aula Sandi Mapolres Wajo tampak berbeda. Cahaya lampu yang memantul di dinding ruangan seolah menjadi saksi bisu atas sebuah langkah besar dalam merajut pengabdian. Bukan tentang derap langkah patroli atau bunyi sirine yang memecah kesunyian, melainkan tentang sebuah komitmen di atas kertas yang akan menentukan arah pelayanan bagi masyarakat Bumi Lamaddukelleng di tahun 2026 mendatang.

Rabu, 14 Januari 2026, menjadi momentum penting kala barisan seragam cokelat berkumpul dengan satu tujuan mulia: memastikan bahwa setiap rupiah negara mengalir tepat sasaran, seperti air yang menghidupi nusa tanpa sisa yang terbuang sia-sia.

Satu Frekuensi dalam Transparansi

Di bawah kepemimpinan Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., suasana sosialisasi DIPA dan RKA/KL terasa begitu khidmat namun tetap hangat. Didampingi Wakapolres Kompol H. A. Syamsulifu, S.Sos., M.H., Kapolres memandang jauh ke depan, menyiratkan pesan bahwa anggaran bukan sekadar angka di atas lembaran putih, melainkan amanah rakyat yang harus dijaga kesuciannya.

“Kita di sini untuk menyamakan persepsi,” tutur Kapolres dengan nada yang tenang namun tegas.

Kapokres menginginkan seluruh satuan kerja berjalan dalam satu irama yang sama; irama transparansi dan akuntabilitas. Tak ada ruang untuk keraguan, yang ada hanyalah tekad agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan menyentuh hati.

Pedoman dalam Mengabdi

Suasana teknis mulai terasa saat Kabag Ren Polres Wajo, AKP Agung Sapto Hidayat, berdiri memaparkan materi. Penjelasan demi penjelasan mengalir, menjadi kompas bagi setiap unit kerja agar tidak kehilangan arah dalam mengelola distribusi anggaran.

Rencana Distribusi Anggaran (Rendisgar) bukan lagi sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan untuk mewujudkan Polri yang presisi di tengah-tahun yang penuh tantangan.

Puncak dari kegiatan ini adalah momen penandatanganan Rendisgar. Goresan tinta di atas kertas putih oleh para Kapolsek dan pejabat utama bukan hanya simbol administratif, melainkan sebuah janji setia untuk menggunakan anggaran secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

Muara untuk Masyarakat

Seiring berakhirnya acara, terpancar harapan baru dari wajah para personel yang hadir. Sosialisasi ini bukan sekadar rutinitas awal tahun, melainkan bekal untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Wajo. Karena pada akhirnya, keberhasilan pengelolaan anggaran akan bermuara pada satu hal: senyum kepuasan masyarakat atas pelayanan kepolisian yang semakin baik.

Aula Sandi kembali senyap, namun semangat yang tertanam di dalamnya kini dibawa pulang oleh setiap personel, siap diwujudkan dalam kerja nyata demi pengabdian tanpa batas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *