Polisi Masuk Sekolah, Sat Binmas Polres Soppeng Tanamkan Disiplin dan Semangat Anti Bullying

PENDIDIKAN22 Dilihat

Keterangan Gambar:

Personel Sat Binmas Polres Soppeng bersama tenaga pendidik Sekolah Rakyat Kabupaten Soppeng usai pelaksanaan kegiatan pembinaan dan penyuluhan Kamtibmas serta edukasi anti bullying di Jalan Samudra, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Senin (25/5/2026). (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

Oleh: Syamsuddin Andy

Di tengah derasnya tantangan pergaulan remaja dan meningkatnya kasus perundungan di lingkungan pendidikan, kehadiran polisi di sekolah kini bukan lagi sekadar simbol penegakan hukum. Lebih dari itu, Polri hadir sebagai sahabat pelajar, pembimbing moral, sekaligus penguat karakter generasi muda.

Semangat itulah yang tampak dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) yang dilaksanakan Satuan Binmas Polres Soppeng di Sekolah Rakyat Kabupaten Soppeng, Senin (25/5/2026).

Berlokasi di Sekolah Rakyat (SR) Jalan Samudra, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si bersama KBO Sat Binmas AIPTU Baso, Kaur Mintu, para Kanit, serta personel Sat Binmas lainnya.

Dalam suasana penuh keakraban, para personel Sat Binmas memberikan edukasi kepada siswa dan siswi terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pencegahan bullying, hingga bahaya kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Tidak hanya memberikan himbauan, para pelajar juga diajak memahami nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta pentingnya membangun rasa saling menghormati antar sesama. Pesan-pesan moral disampaikan dengan pendekatan humanis sehingga mudah diterima oleh para siswa.

Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun karakter generasi muda sejak dini.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan intimidasi maupun kekerasan verbal.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian serta sikap saling menghargai kepada para pelajar. Pencegahan bullying dan kenakalan remaja harus dimulai sejak dini agar tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif,” ujar IPTU Andri Hermansyah.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi terhadap langkah preventif yang dilakukan Sat Binmas di lingkungan pendidikan.

Menurut Kapolres, tugas Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup pembinaan sosial dan edukasi kepada masyarakat, termasuk para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam pembinaan generasi muda melalui edukasi dan penyuluhan. Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi penerus yang disiplin, beretika serta menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.45 Wita hingga 09.30 Wita tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta.

Di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks, langkah preventif seperti ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah dan keluarga semata. Kehadiran Polri melalui pendekatan edukatif menjadi bagian penting dalam menjaga masa depan generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang beretika, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *