Pemberangkatan Jamaah Haji Soppeng Berlangsung Khidmat dan Aman

SYI'AR ISLAM27 Dilihat

Keterangan Gambar:

Petugas Polres Soppeng bersama aparat terkait mengawal proses pemberangkatan jamaah calon haji Kloter 1 di Lapangan Gasis, Kecamatan Lalabata, Senin (20/4/2026) malam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan perjalanan jamaah menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar, berlangsung aman dan tertib. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

Penulis: Syamsuddin Andy
Editor: Alimuddin

Malam itu, langit Soppeng seakan ikut bersaksi. Di bawah sorot lampu Lapangan Gasis, harapan dan doa bertaut dalam satu perjalanan panjang menuju Tanah Suci. Satu per satu jamaah calon haji melangkah perlahan, memeluk keluarga, menahan haru, dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada panggilan Ilahi.

Senin malam, 20 April 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, sebanyak 385 jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Makassar diberangkatkan. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle Ks Dalle, disaksikan jajaran Forkopimda dan para pemangku kepentingan daerah.

Di tengah suasana religius yang menyelimuti, tampak kehadiran aparat kepolisian dari Polres Soppeng yang berdiri sigap. Mereka bukan sekadar penjaga ketertiban, tetapi juga pengawal perjalanan suci, memastikan setiap langkah jamaah berlangsung aman, tertib, dan penuh ketenangan.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari titik pemberangkatan hingga perjalanan menuju Asrama Haji Sudiang di Makassar. Sebanyak 17 unit bus dan 2 truk pengangkut barang bergerak dalam satu iring-iringan yang dikawal ketat sepanjang rute Soppeng–Camba–Maros–Makassar.

“Kami hadir untuk memastikan jamaah dapat berangkat dengan rasa aman dan nyaman. Ini bukan sekadar tugas, tetapi juga bentuk pelayanan dan pengabdian kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Perjalanan ini bukan hanya soal jarak, tetapi juga tentang iman. Rombongan dijadwalkan singgah di Pertamina Bance’e, Kabupaten Bone, untuk beristirahat, sebelum melanjutkan perjalanan dan menunaikan salat Subuh di Masjid Agung Kabupaten Maros, sebuah jeda spiritual sebelum tiba di gerbang keberangkatan menuju Tanah Suci.

Pengamanan yang dilakukan kepolisian mencakup seluruh aspek, termasuk pengawasan barang bawaan jamaah. Setiap detail diperhatikan, setiap potensi gangguan diantisipasi, agar perjalanan ibadah ini berjalan tanpa hambatan.

Tahun ini, jamaah calon haji Kabupaten Soppeng terbagi dalam empat kloter, yakni Kloter 1 dan 21 pada gelombang pertama, serta Kloter 41 dan 43 pada gelombang kedua. Seluruh jamaah nantinya akan diterbangkan ke Arab Saudi menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Embarkasi Makassar.

Di balik semua itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh unsur terkait menjadi fondasi utama. Sebuah kolaborasi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merawat kekhusyukan ibadah, mengiringi para tamu Allah menuju perjalanan spiritual yang agung.

Malam pun kian larut. Bus-bus perlahan bergerak meninggalkan Lapangan Gasis, membawa doa-doa yang menggantung di udara. Di antara cahaya lampu dan isak haru, satu keyakinan menguat: perjalanan ini dijaga, tidak hanya oleh manusia, tetapi juga oleh Yang Maha Kuasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *