Keterangan Gambar:
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyerahkan zakat fitrah kepada anak yatim dalam kegiatan buka puasa bersama di Lobby Mako Polres Soppeng, Kamis (5/3/2026). Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai momentum Ramadhan tersebut. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)
Penulis: Chemmank Farel
Editor: Alimuddin
Senja belum sepenuhnya turun ketika langkah-langkah kecil berbalut mukena hijau itu menaiki pelataran Lobby Mako Polres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kamis (5/3/2026). Cahaya langit yang temaram seolah menyatu dengan suasana hati yang hangat, Ramadhan kembali mempertemukan pengayom negeri dan anak-anak yang tumbuh dalam sunyi kehilangan.
Di tengah kesibukan sebagai Pengayom dan Pelindung Masyarakat, Pelayan Masyarakat, sekaligus Aparat Penegak Hukum, jajaran Polres Soppeng menyempatkan diri menepi sejenak. Bukan untuk beristirahat dari tugas, melainkan untuk menunaikan panggilan iman, bersentuhan langsung dengan ibadah Islamiyah yang meneduhkan jiwa.
Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., berdiri dengan wajah teduh. Di tangannya, amplop-amplop zakat fitrah dari personel Polres Soppeng berpindah dengan penuh hormat ke tangan-tangan kecil yang menyambutnya. Bukan sekadar penyerahan kewajiban, melainkan pertemuan antara kepedulian dan harapan.
Sore itu, buka puasa bersama bukan hanya tentang menunggu azan Maghrib. Ia menjelma menjadi ruang silaturahmi yang merangkul banyak unsur, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Forkopimda, pejabat utama Polres, pimpinan organisasi keagamaan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Semua duduk dalam satu lingkar kebersamaan, tanpa sekat jabatan.
“Bulan Ramadhan adalah momentum yang sangat baik untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim serta mempererat sinergi dengan seluruh unsur masyarakat,” tutur AKBP Aditya dengan suara yang mengalun tenang.
Bagi Kapolres, Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah pengingat bahwa tugas menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya dilakukan dengan kewenangan, tetapi juga dengan sentuhan kemanusiaan. Di antara seragam dan atribut kepangkatan, ada hati yang tetap bergetar oleh doa-doa anak yatim.
Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, turut menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kegiatan ini lebih dari sekadar agenda berbuka puasa bersama. Ia adalah simbol hadirnya negara dalam wajah yang lembut, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat yang bersatu dalam kepedulian.
Menjelang azan Maghrib, doa-doa lirih terangkat ke langit. Kurma dan air putih menjadi saksi kebersamaan yang tulus. Usai berbuka, jamaah berdiri rapat menunaikan shalat Maghrib berjamaah, bahu-membahu, tanpa jarak, seakan mengukuhkan bahwa di hadapan Sang Pencipta, semua setara.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Namun lebih dari itu, Ramadhan di Polres Soppeng telah meninggalkan jejak yang tak kasat mata: kepercayaan yang tumbuh, silaturahmi yang menguat, serta sinergitas yang kian kokoh dalam menjaga kamtibmas Kabupaten Soppeng tetap aman dan kondusif.
Di bawah langit Ramadhan yang syahdu, para penjaga negeri itu kembali mengingatkan, bahwa kekuatan sejati bukan hanya pada kewenangan, melainkan pada keikhlasan berbagi.







