Jejak Setia di Bawah Langit Soppeng: Kala Pengabdian Disiram Doa dan Pangkat Menjadi Amanah

POLRI101 Dilihat

Keterangan Gambar:

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. memberikan ucapan selamat dan pelukan hangat penuh rasa hormat kepada AKBP Tamar, S.Sos. saat Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian di Lapangan Upacara Polres Soppeng, Kamis (1/10/2026). (Foto: Dokumentasi Humas Polres Soppeng)

PALAPA MEDIA GROUP (PMG) Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

FEATURE PALAPA Kisah Kemanusiaan di Balik Fakta

Oleh: Chemank Farel

SUARA PALAPA, SOPPENG — Langit Soppeng pagi itu ternaungi ketenangan, menjadi saksi bisu atas derap langkah kaki yang telah puluhan tahun menyusuri lorong-lorong pengabdian. Bagi seorang prajurit Bhayangkara, tugas bukanlah sekadar urusan seragam dan tanda pangkat, melainkan perjalanan sunyi meniti ketulusan demi merawat amanah Sang Pencipta.

Di bawah pancaran sinar matahari yang hangat di Lapangan Upacara Polres Soppeng, Kamis (1/10/2026), suasana haru dan khidmat menyelimuti jalannya Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian. Momen sakral ini dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., sebagai wujud penghormatan atas dedikasi yang tak legam oleh waktu.

Rasa syukur yang mendalam memancar saat Wakapolres Soppeng, Kompol Tamar, S.Sos., resmi melangkah ke jenjang pangkat baru sebagai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Kebahagiaan serupa menaungi Marissah, S.Sos., yang menerima kenaikan pangkat dari Penata menjadi Penata Tingkat I. Kehadiran jajaran Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasi, serta personel Polres Soppeng, diiringi kehangatan Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Anie Hari Budiyanto bersama pengurus, semakin mempertegas bahwa institusi ini diikat oleh ruh kekeluargaan.

Dalam amanatnya yang mengalun teduh namun sarat ketegasan nurani, Kapolres Soppeng mengingatkan bahwa setiap pencapaian manusia sejatinya adalah garis takdir yang diiringi restu Ilahi. Pangkat pengabdian bukanlah hadiah cuma-cuma, melainkan simpul kesetiaan yang dirajut oleh waktu, peluh, dan doa.

“Pangkat yang diterima hari ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga membawa tanggung jawab yang semakin besar di hadapan masyarakat dan Tuhan. Jadikan momentum ini sebagai dorongan untuk terus memberikan pengabdian terbaik, menjaga integritas, dan menjadi keteladanan yang menyejukkan dalam pelaksanaan tugas,” tutur AKBP Hari Budiyanto.

Beliau juga menitipkan harapan agar momentum ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel untuk tiada henti memuliakan manusia melalui pelayanan yang jujur dan tulus, seraya menjaga kehormatan marwah institusi Polri.

“Kepada personel yang menerima kenaikan pangkat, saya ucapkan selamat dari kedalaman hati. Semoga capaian ini menjadi kebanggaan yang menghangatkan keluarga, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberi manfaat nyata bagi sesama,” tambahnya.

Upacara berjalan tertib, tenang, dan selesai dalam keheningan yang penuh hormat. Namun, pesan moral yang ditinggalkan menggantung hangat di udara pagi Soppeng.

Renungan Pengujung

Pangkat dan jabatan pada akhirnya akan ditanggalkan, masa dinas akan usai, dan waktu akan terus berjalan tanpa kompromi. Namun, jejak kebaikan, kejujuran, dan ketulusan niat saat melayani sesama akan abadi menembus batas waktu. Sebab pada hakikat pengabdian ini, manusia tidak hanya sedang mengukir nama di lembaran sejarah dunia, melainkan sedang menuliskan catatan pertanggungjawaban di hadapan Sang Pemilik Jiwa.

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *