Menjaga Nyala Aman di Anabanua: Dedikasi Tanpa Henti Personel Polsek Maniangpajo di Balik Sorot Lampu Biru

KAMTIBMAS63 Dilihat

Keterangan Gambar:

SIAGA DEMI KEAMANAN: Personel Polsek Maniangpajo, BRIPKA La Makah (kiri) dan AIPTU Muh. Rusdi (kanan), saat melaksanakan Patroli Blue Light di salah satu gerai minimarket di wilayah Anabanua, Sabtu (14/4/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di titik-titik rawan pada malam hari. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Wajo)

Oleh: Sabri
Sumber: Humas Polres Wajo

WAJO – Ketika sebagian besar warga mulai mengistirahatkan diri dari penatnya aktivitas seharian, dua sosok berseragam cokelat nampak masih sigap melangkah di antara deretan etalase sebuah minimarket di Anabanua. Di bawah sorot lampu toko yang terang, AIPTU Muh. Rusdi dan BRIPKA La Makah berdiri tegak, menghadirkan rasa tenang bagi para pekerja malam dan warga yang masih berbelanja.

Kehadiran mereka bukan tanpa alasan. Malam itu, Sabtu (14/4/2026), keduanya mengemban amanah dalam operasi “Patroli Blue Light”. Sebuah rutinitas yang ditingkatkan (KRYD) oleh Polsek Maniangpajo, Polres Wajo, untuk memastikan bahwa kegelapan malam tidak menjadi celah bagi gangguan keamanan.
Bagi AIPTU Rusdi dan BRIPKA La Makah, setiap sudut Maniangpajo adalah tanggung jawab. Mulai pukul 21.00 WITA, langkah mereka menyisir mulai dari kawasan pemukiman yang sunyi, aset-aset vital pemerintah, hingga jalan poros yang kerap disalahgunakan untuk balapan liar. Tidak hanya sekadar lewat, mereka berhenti, berdialog, dan memasang mata dengan jeli.

Di Lapangan Anabanua, di mana pasar malam masih berdenyut dengan tawa warga, kehadiran polisi ini menjadi pagar pembatas antara kegembiraan dan potensi kriminalitas. Di sana, mereka tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai kawan bagi masyarakat; memberikan imbauan dengan santun agar warga tetap waspada terhadap lingkungan sekitar.

Kapolsek Maniangpajo, IPTU Haryadi, menegaskan bahwa esensi dari patroli ini adalah menghadirkan sosok polisi sebagai pelindung yang nyata.

“Patroli Blue Light adalah upaya kami memberikan rasa aman yang menyentuh langsung ke masyarakat. Kehadiran personel di lapangan, seperti di pertokoan dan area publik, merupakan langkah preventif agar niat jahat urung terlaksana,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tugas operasional, apa yang dilakukan oleh personel Polsek Maniangpajo ini adalah bentuk sinergi. Mereka berkoordinasi dengan petugas keamanan di objek vital dan mengajak masyarakat menjadi “polisi” bagi diri mereka sendiri.

Hingga jarum jam terus berputar jauh melewati tengah malam, situasi di wilayah hukum Polsek Maniangpajo tetap terpantau kondusif. Di balik lampu biru yang terus berkedip di atas mobil patroli, ada dedikasi personel yang tak kunjung padam demi memastikan warga Wajo dapat tidur dengan nyenyak, tahu bahwa mereka dijaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *